Berita Dunia Islam Terdepan

Gelombang kedua pertukaran tawanan, penjajah zionis Yahudi melepaskan 550 tawanan muslim Palestina

4

GAZA (Arrahmah.com) – Penjajah zionis Yahudi membebaskan 550 tawanan muslim Palestina pada hari Ahad sore (18/12/2011), sebagai pelaksanaan dari gelombang kedua kesepakatan pertukaran tawanan yang ditanda tangani dengan pihak Hamas dan pemerintahan Mesir dua bulan yang lalu.

Gelombang kedua pembebasan tawanan meliputi 550 tawanan muslim Palestina. Sebanyak 2 orang tawanan muslim berasal dari Yordania, 41 tawanan muslim berasal dari Jalur Gaza, dan 507 tawanan muslim berasal dari Tepi Barat. Dari rombongan tawanan muslim yang berasal dari Tepi Barat, terdapat 2 orang tawanan yang berasal dari kota Al-Quds dan 6 orang wanita.

Para tawanan muslim yang berasal dari Jalur Gaza diangkut dengan bus ke tempat penyeberangan Karam Abu Salamiyah, lalu diangkut ke tempat penyeberangan Rafah. Mereka disambut secara resmi dan meriah oleh pemerintahan otoritas Hamas dan kaum muslimin. Hadir dalam penyambutan tersebut 120 pejabat dalam pemerintahan Hamas, juga tokoh-tokoh faksi-faksi perjuangan yang lain dan kaum muslimin Jalur Gaza.

Di wilayah Ramlah, ratusan keluarga tawanan muslim, ribuan kaum muslimin, para tokoh dari semua faksi perjuangan, dan para pejabat pemerintahan otoritas di Tepi Barat ikut menyambut kepulangan 507 tawanan muslim. Mereka telah rela menunggu berjam-jam kehadiran para tawanan. Penjajah zionis Yahudi sengaja menunda pembebasan mereka selama beberapa jam untuk menghapus kegembiraan warga muslim Tepi Barat.

Pertukaran 1050 tawanan mulsim Palestina dengan seorang tentara zionis Yahudi, Gilad Shalit, merupakan salah satu kemenangan terbesar kaum muslimin Palestina atas penjajah zionis Yahudi. Ribuan tawanan muslim Palestina masih mendekam di penjara-penjara penjajah zionis Yahudi, dan seluruh faksi perjuangan muslim Palestina bertekad akan melanjutkan jihad demi membebaskan para tawanan muslim Palestina dan mengusir penjajah zionis Yahudi dari bumi Islam Palestina.

(muhib al-majdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...