Berita Dunia Islam Terdepan

Patung Liberty terbang di Pekayon

11

BEKASI (Arrahmah.com) – Sebuah patung Liberty (imitasi) “terbang” di Pekayon. Peristiwa langka ini terjadi pada hari Selasa (29/11/2011) sekitar jam 9.13 WIB di Pekayon, tepatnya di Gerbang Selatan Perumahan Grand Galaxy City, Pekayon, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Patung setinggi 10 meter lebih seharga 400 juta itu ditolak masyarakat Bekasi dan hanya bertahan beberapa jam saja untuk kemudian “terbang” meninggalkan Pekayon. Buat apa patung (berhala) Liberty dipasang di Bekasi?

Patung Liberty di Bekasi

Bukan pertama kali patung (berhala) dipasang di Kota Bekasi yang masyarakatnya relegius alias Islami. Sebelumnya heboh kasus patung Tiga Mojang di Perumahan Harapan Indah, yang akhirnya diturunkan secara paksa oleh massa.

Kini, di kota yang sama, tepatnya di Pekayon, Bekasi Selatan, dipasang sebuah patung (berhala) Liberty yang sangat mirip dengan Statue of Liberty atau Patung Liberty yang berada di New York Harbor, Amerika Serikat, lengkap dengan obor dan bukunya. Patung Liberty ala Pekayon ini dipasang tepat di Gerbang Selatan Perumahan Grand Galaxi City, Pekayon, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Nasib Patung Liberty di Pekayon ini ternyata tidak berlangsung lama, yakni hanya beberapa jam saja, setelah dipasang pada dudukan patung setinggi enam meter pada pukul 07.15 WIB, Selasa (29/11/2011). Sekitar jam 9.13 WIB di hari yang sama, seorang ikhwan di Bekasi mengabadikan Patung Liberty itu “terbang” dari Pekayon dibantu alat berat.  

“Kita tidak pernah mengeluarkan izin pemasangan patung di perumahan dan pengembang juga belum memasukkan permohonan perizinan,” kata kepada Badan Pengelolaan Perizinan Terpadu Kota Bekasi Renny Hendrawati, di dampingi Kabidnya Lintong Ambarita.

Masyarakat tolak berhala Patung Liberty

Tidak seperti Patung (berhala) Tiga Mojang di Perumahan Harapan Indah yang diturunkan paksa oleh massa, dan juga patung (berhala) Bima, Gatok Kaca, dan Semar di Purwakarta yang dihancurkan massa, Patung Liberty ini sudah “terbang” tinggi meninggalkan Pekayon sebelum (kemungkinan) dihancurkan massa.

Menurut sebuah sumber, Patung Liberty yang melambangkan kebebasan di Amerika ini akan dibawa dan dipasang kembali di Perumahan Pantai Indah Kapuk, setelah diketahui masyarakat Bekasi menolaknya.

Patung Liberty tiruan berwarna hijau itu terlihat mirip dengan patung yang mencirikan Kota New York, Amerika Serikat. Tampak tangan kanan patung tersebut menggenggam obor, dan tangan kirinya memegang sebuah kitab.

Entah apa maksud dan agenda pihak pengembang Kompleks Perumahan Grand Galaxy City, PT Agung Sedayu Grup, yang berkeinginan memasang Patung Liberty kebanggaan Amerika itu di Bekasi. Padahal kompleks perumahan itu sendiri masuh belum berpenghuni, dan baru berupa lahan kosong yang sedang dipadatkan. Wajar kalau kemudian masyarakat menolak keberadaan Patung Liberty tersebut.

Penolakan warga terhadap pemasangan patung yang dilakukan tanpa sosialisasi itu langsung dilakukan begitu patung tersebut mulai dipasang. Seorang warga yang tinggal di Perumahan Pondok Mitra Lestari Yudhi kemudian melaporkan melalui siaran langsung melalui radio Dakta Kota Bekasi.

Setelah itu respon penolakan dari masyarakat langsung berdatangan. Di saat itulah, Patung Liberty langsung “terbang” atau sengaja “diterbangkan” meninggalkan Kota Bekasi, sebelum hancur lebur dirusak massa. Semoga setelah kejadian ini, tidak ada lagi patung-patung alias berhala yang menjadi simbol kemusyrikan dipasang di Kota Bekasi yang dikenal relegius tersebut. Insya Allah!

(M Fachry/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...