Berita Dunia Islam Terdepan

Mujahidin Kazakh : Di Taraz kalian telah melihat seorang Mujahid dapat melakukan apa

3

TARAZ (Arrahmah.com) – Menurut media-media Barat, khususnya The Long War Journal, melaporkan bahwa sebuah organisasi Islam Mujahidin Kazakhstan, Jund al-Khilafah berkomentar mengenai serangan martir yang dilancarkan di kota Taraz pada 12 November.

Pernyataan Mujahidin Kazakh diposting pada forum internet Shumukh al-Islam dan forum Islam lainnya pada Selasa (15/11/2011).  Mujahidin Kazakh menyatakan :

“Tidak ada yang harus berpikir bahwa tewasnya seorang Mujahid dapat menghentikan atau menghambat gerakan kami, karena di suatu tempat terdapat puluhan bahkan ratusan singa yang siap menerkam sisa-sisa rezim yang telah hancur”.

“Di Taraz, Anda melihat dengan mata sendiri apa yang bisa dilakukan oleh seorang Mujahid kepada Anda, dan Insha Allah, Anda akan melihat pengorbanan seorang pria yang tidak takut kematian dan yang mengorbankan kehidupan murah mereka untuk mendukung agama Islam dan untuk membela kehormatan kaum Muslimin,” lanjut statemen Mujahidin.

“Tiran (Nazarbayev) harus tahu bahwa kami tertarik untuk mati ketika tentaramu ingin terus hidup, dan perjuangan kami tidaklah pada tingkat yang sama.  Nazarbayev tidak akan pernah memenangkan pertarungan ini.”

The Long War Journal melaporkan bahwa Rawil Kusaynuv, pemimpin batalion Zahir Baibars, yang ia klaim sebagai salah satu sub-unit Jund al-Khilafah, baru-baru ini melakukan wawancara dengan Minbar Media Project.  Dalam wawancara tersebut, Kusaynuv mengatakan kelompoknya berusaha untuk membantu dalam penegakan kembali Khilafah Islamiyah dan telah mengabdikan sebagian besar sumber dayanya untuk melawan rezim Kazakhstan.

Perlu diketahui bahwa propaganda rezim Nazarbayev menentang pernyataan Mujahidin Jund al-Khilafah (untuk menghalangi ummat Muslim mendukung Mujahidin-red) dan menyebarkan sebuah kebohongan bahwa Jund al-Khilafah tidak terkait dengan operasi di Taraz.

Dalam serangan yang terjadi di kota Taraz, seorang Mujahid berusia 34 tahun melakukan operasi syahid menargetkan pasukan keamanan dimana tujuh orang tewas dalam serangan tersebut.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...