Berita Dunia Islam Terdepan

Dialog tentang ‘terorisme’ pro deradikalisasi BNPT tak jadi digelar (?)

6

SOLO (Arrahmah.com) – Kelompok Salafy yang mendompleng nama Forum Mahasiswa Muslim (RUMUS), pada Sabtu (29/10/2011) diketahui mengadakan dialog dengan tema “Antara Jihad dan Terorisme” yang bertempat di gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

Dua hari sebelumnya Kamis (27/10), informasi di kalangan wartawan menyebutkan RUMUS mengadakan jumpa pers di RM Adem Ayem di jalan Slamet Riyadi pada pukul 13.00 WIB, namun setelah didatangi, pihak rumah makan mengatakan tidak ada agenda apa-apa hari itu, dan tidak ada jumpa pers dari siapapun.

Menurut informasi, acara dialog Sabtu pagi di gedung IPHI dimotori oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dengan salah satu narasumbernya adalah tokoh salafy Indonesia, Dzulqaranain yang juga pimpinan Pondok Pesantren Ihyaussunnah. Dialog tersebut merupakan dialog yang sejalan dengan program deradikalisasi milik BNPT.

Sehari sebelumnya, di kalangan ustadz di kota Solo juga beredar SMS gelap, bahwa beberapa ustadz di Ngruki mendukung adanya dialog tersebut. Salah satunya adalah ustadz Rosyid Ba’asyir LC, namun putra kedua ustadz Abu Bakar Ba’asyir ini kemudian mengkonfirmasi bahwa hal tersebut merupakan “kebohongan besar” jika dirinya akan turut hadir, apalagi setuju dengan program tersebut.

Sementara itu, pagi ini di beberapa tempat di dekat gedung IPHI juga muncul beberapa spanduk mengecam gerakan “anti-jihad” dan kecaman terhadap BNPT. Paling tidak di depan gedung IPHI terdapat tiga buah spanduk yang dipasang ditengah jalan.

Diantara spanduk-spanduk itu berbunyi “DERADIKALISASI ISLAM = ANTI JIHAD = MUNAFIK” , “ISLAM CINTA JIHAD — MUNAFIK ANTI JIHAD” , “JIHAD BUKAN TERORISME — ANTI JIHAD = TERORISME = AMERIKA = BNPT” , serta sebuah spanduk di sebelah barat swalayan LOTTE MART yang berbunyi “AWAS!! DERADIKALISASI PROYEK BNPT = DANA AMERIKA – PENYESATAN UMAT ISLAM”.

Namun pada sekitar pukul 7 pagi tadi, beberapa spanduk di depan gedung IPHI dilepas paksa oleh panitia dialog dari kelompok salafy, kemudian spanduk tersebut dibawa masuk ke gedung IPHI. Ada apa dengan hal-hal yang ‘aneh’ ini? mungkinkah ada rencana adu dombadibalik semua ini? Wallohua’lam. (muslimdaily/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...