Berita Dunia Islam Terdepan

OMMA : Belasan tentara teroris NATO-Afghan tewas dalam serangan terpisah di provinsi Logar

2

AFGHANISTAN (Arrahmah.com) – Sedikitnya empat tentara penjajah NATO dan boneka mereka tewas dalam serangan terpisah di provinsi Logar, lapor Mujahidin seperti yang ditulis dalam situs resminya.  Sejumlah besar tentara penjajah NATO dan Afghan juga tewas dalam serangan bom ketika mereka berpatroli di distrik Charkh, provinsi Logar pada Selasa (11/10/2011) sore.  Juga di hari yang sama, sedikitnya empat tentara boneka tewas dalam serangan granat yang dilemparkan oleh seorang Mujahid ketika musuh berpatroli di distrik yang sama.

Dalam peristiwa lainnya, beberapa misil yang ditembakkan oleh Mujahidin menghantam basis militer tentara salibis Perancis di distrik Tagab, provinsi Kapisa pada selasa, namun tidak diketahui dengan pasti jumlah kerugian yang dialami musuh.

Sedikitnya empat polisi boneka tewas dan beberapa terluka dalam serangan di markas kepolisian distrik di distrik Yahiya Khel, provinsi Paktika pada Selasa.

Seorang agen intelijen boneka Afghan tewas di provinsi Laghman pada Selasa.  Abdusmad, yang bekerja sebagai agen mata-mata untuk tentara penjajah AS juga seorang agen di tubuh NDS, tewas dalam serangan bom di ibukota provinsi Laghman.

Setidaknya dua tentara boneka tewas dan dua terluka dalam serangan bom ranjau yang menargetkan kendaraan musuh di distrik Asmar, provinsi Kunar pada Selasa.  Mujahidin IIA dalam serangan terpisah menargetkan pos militer musuh di distrik Manugi, provinsi yang sama pada Selasa pagi.  Sebanyak 15 mortir dan misil menghantam pos tersebut.  Selain kerusakan parah yang dialami pos tersebut, tiga tentara boneka dilaporkan tewas dan terluka dalam serangan ini.

Sekitar dua tentara penjajah AS tewas dan empat lainnya terluka saat tank mereka dihantam ledakan bom ranjau di kota Poli alam, ibukota provinsi Logar.

Lebih dari empat polisi boneka tewas dan tiga lainnya terluka di provinsi Logar.  Polisi boneka tengah melakukan patroli berjalan kaki saat ledakan bom ranjau menghantam mereka. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...