Berita Dunia Islam Terdepan

OMMA : 7 tentara musuh tewas, dua tank dihancurkan di provinsi Nangarhar

3

AFGHANISTAN (Arrahmah.com) – Di provinsi Nangarhar, distrik Achin, tujuh tentara musuh yang tengah melakukan operasi gabungan, tewas dalam pertempuran, ujar pejabat Imarah Islam Afghanistan pada Senin (3/10/2011).

Pertempuran terjadi di distrik Achin ketika tentara gabungan tengah berjalan untuk melancarkan operasi melawan Mujahidin dan disergap oleh Mujahidin.  Pertempuran berlanjut hingga satu jam dan dua tank musuh berhasil dihancurkan, tambah pejabat tersebut.

Secara terpisah, Mujahidin menembakkan dua misil ke gedung pemerintahan boneka di distrik Muhmand Darah, masih di provinsi yang sama.  Tidak diketahui kerugian yang dialami musuh dalam serangan ini.

Pejabat IIA melaporkan dari distrik Daichopan, provinsi Zabul mengatakan bahwa serangan di basis distrik tersebut dilancarkan pada Senin malam sekitar pukul 20.00 waktu setempat, menyebabkan banyak kematian dan kerugian di pihak musuh, namun jumlah pasti tidak diketahui.

Mujahidin IIA berhasil menembak jatuh pesawat mata-mata tak berawak milik tentara penjajah NATO di dekat distrik Daichopan sekitar pukul 8.00 waktu setempat kemarin pagi (3/10).

Dalam peristiwa lainnya, tentara pendudukan dalam serangan tengah malam di kota Kunduz, provinsi Kunduz, secara brutal menyiksa dan membunuh sipil tak bersenjata, sementara itu mereka menangkap tiga sipil lainnya dan dibawa ke basis militer mereka.  Tidak diketahui nasib ketiganya hingga berita ini diturunkan oleh pejabat IIA.

Pejabat IIA melaporkan bahwa pertempuran berdarah terjadi di provinsi Paktia pada sore hari.  Sedikitnya lima tentara boneka Afghan tewas dan empat lebih terluka sementara itu tiga Mujahid memeluk syahid (Insha Allah) dalam baku tembak tersebut.

Baku tembak juga meletus setelah tentara pendudukan disergap oleh Mujahidin di distrik Baraki Barak dan berlanjut hingga satu jam.  Menewaskan satu tentara kafir AS dan melukai dua lainnya.  Laporan mengatakan, kubu Mujahidin tidak mengalami kerugian.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...