Berita Dunia Islam Terdepan

TNI jaga lokasi rusuh Ambon, Kaum Muslimin Siaga

3

AMBON (Arrahmah.com) – Lokasi rusuh Ambon dijaga ketat sejumlah polisi. Saat ini, banyak kaum Muslimin yang mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit, khusunya RS Al Fatah, Ambon. Sementara itu,  ratusan personel TNI mulai diturunkan untuk menjaga lokasi kericuhan, dan kaum Muslimin terus waspada dan berjaga-jaga menghadapi seluruh kemungkinan yang akan terjadi. Mohon doanya selalu!

Korban Luka capai 60 orang

Korban rusuh Ambon mulai berjatuhan. Koresponden Arrahmah.com melaporkan bahwa korban dari fihak Muslim yang dirawat di RS Al Fatah Ambon rinciannya adalah sebagai berikut. Satu orang meninggal (Insya Allah syahid), bernama Sahrun Ely, berumur sekitar 25 tahun. Sementara itu, ada dua orang mengalami kritis. Sampai jam 6 sore tadi, korban luka-luka sudah mencapai 60 orang, diantaranya adalah Farid (Waringin), Rijal (Waihong), usia sekitar 21 tahun, Abdullah Malawar, 25 tahun, Yanto (25), Ridwan (27), Arman Lopa (38), Kadri (42), Itorohman (42), Abu Lutfi (40), Nasrullah (38), Saeful (27), Safa Mustafa (35), Rahmat Saddam (20).

Sementara itu, sebagaimana diberitakan detikcom, aparat tampak berjaga di RSUD Dr Haulusy dan RS dr Latumeten. Sejumlah warga yang dirawat di RS Al Falah rata-rata akibat lemparan batu, dan mereka mengalami luka pada bagian kepala. Koresponden Arrahmah.com di TKP bahkan ikut mengangkat korban yang meninggal, akibat terkena tembakan sniper. Korban tertembak di bagian dagu tembus ke leher.

TNI jaga lokasi rusuh, kaum Muslimin siaga

Dikabarkan, ratusan personel TNI bersenjata lengkap ikut berjaga di lokasi kerusuhan Ambon. Di Simpang Tiga Trikora, dua buah tank dan ratusan personel TNI berjaga-jaga. Malam ini sejumlah warga masih berkumpul di ruas Jalan AM Sangaji, Jalan Baru, Airmata China dan Diponegoro. Ratusan aparat keamanan masih menjaga ketat daerah-daerah yang tadi digunakan untuk perang batu.

Sementara itu, kaum Muslimin juga berjaga-jaga, khususnya di Waringin yang sebelumnya dibakar massa, untuk mengantisipasi kondisi terburuk yang akan terjadi. Sebagian Muslim yang kehilangan rumahnya mengungsi ke Kompleks Waihaong, Silale, dan ke Masjid Al Fatah. Semoga kaum Muslimin diberi kekuatan oleh Allah SWT., dalam menghadapi ujian berat ini. Amien…!

(M Fachry/arrahmah.com)

 

Baca artikel lainnya...