Puncak Jaya meradang, tiga anggota TNI ditembak sipil bersenjata

17

JAYAPURA (Arrahmah.com) – Tiga orang anggota TNI dari Batalion Infanteri 751/BS, ditembak kelompok sipil bersenjata di kampung Kalome, distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, pada Selasa (5/7/2011) petang.

Kejadian tertembaknya tiga orang anggota TNI tersebut, bermula saat mereka melakukan patroli di kampung Kalome distrik Tinggi Nambut. Tim dihadang dan terjadi kontak tembak antara kelompok sipil bersenjata dengan anggota Yonif 751/BS. Demikian yang diungkapkan seorang sumber di Mulia, Puncak Jaya.

Korban yang tertembak saat itu yakni Prada Kadek mengalami luka tembak pada bagian siku sebelah kanan.

Pada saat team evakuasi bergerak menuju tempat kejadian, tim evakuasi dihadang dan terjadi lagi kontak tembak antara kelompok sipil bersenjata dengan tim evakuasi, dan menyebabkan Sertu Deni mengalami luka tembak di bagian paha kanan dan Praka Fauzi mengalami luka tembak di bagian tangan kanan.

Sekitar pukul 20.00 WIT, korban berhasil dievakuasi ke RSUD Mulia, kabupaten Puncak Jaya, untuk mendapatkan perawatan intensif.

Berdasarkan informasi yang didapat dari Puncak Jaya,Rabu (6/7) pagi tadi, helikopter milik Kodam XVII Cenderawasih telah mengevakuasi ketiga korban anggota TNI menuju Jayapura.

Sementara itu, pihak Penerangan Kodam Cenderawasih belum memberi keterangan resmi. Kapendam Cenderawasih, Kolonel Inf Ali Bogra yang dihubungi belum memberi jawaban. (ans/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.