Pondok Pesantren diberdayakan sebagai penggerak budaya hemat energi

Santri dan Kitab kuning
4

JAKARTA (Arrahmah.com) – Pondok pesantren (ponpes) akan dijadikan motor penggerak budaya hemat energi sekaligus sebagai tempat pengembangan energi terbarukan. Dalam waktu dekat,10 ponpes dan pedesaan akan dijsiapkan sebagai proyek percontohan uji coba rintisan pengembangan energi terbarukan ini.

Kepala Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia (LPLH-SDA MUI), Ir H hayu Susilo Prabowo mengatakan, pemberdayaan ponpes bagi kelestarian lingkungan dan sumber daya alam ini merupakan program yang didesain LPLH-SDA MUI sebagai implementasi hasil Munas MUI VIII 2010.

Sebagai lembaga yang menjadi wadah musyawarah ulama, tahun ini MUI mulai melembagakan kegiatan– kegiatan pemuliaan lingkungan, hemat energi dan mendorong pengembangan sumber-sumber energi baru/alternatif.

“Untuk tahap awal, sosialisasi program akan dilakukan selama bulan Ramadhan. Sedangkan untuk pelaksanaan program rintisan pemberdayaan ini akan dimulai Oktober tahun ini,” ujar Hayu di Jakarta, Jumat (1/7/2011). (rep/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.