"Nasionalisme generasi muda di Aceh menurun"

66

Support Us

BANDA ACEH (Arrahmah.com) – Antropolog dari Universitas Malikulsaleh Lhokseumawe, Teuku Kemal Fasya, menilai rasa nasionalisme generasi muda Aceh secara formal mulai mengalami masa penurunan. Itu karena rasa luka dan trauma masa lalu yang dilakukan pemerintah pusat terhadap daerah itu.

“Untuk itu, pemerintah perlu mengembalikan rasa nasionalisme generasi muda Aceh dengan meningkatkan kepercayaan pusat kepada daerah ini,” katanya pada dialog “Nasionalisme Pemuda Aceh Dalam Ranah Negara” di Lhokseumawe, Minggu (6/6/2011).

Kegiatan yang digelar oleh Lipmaga-Aceh yang bekerja sama dengan Ditjen Kesatuan Bangsa dan Politik Kementerian Dalam Negeri itu juga dihadiri anggota DPR RI dari Komisi X Muslim, Ketua DPRK Lhokseumawe Saifuddin Yunus dan mantan Pj Walikota Lhokseumawe Rahmatsyah.

Berita Terkait

Kemal menyatakan, luka akibat konflik begitu membekas dalam benak para generasi muda Aceh sekarang, sehingga membuat mereka enggan untuk berpikir apa itu nasionalisme. Karena, lanjutnya, negara menurut mereka adalah sebuah bentuk yang bisa menyejahterakan rakyatnya dan memberi kenyamanan bagi warganya.

Untuk bisa meningkatkan rasa nasionalisme bagi pemuda Aceh, dibutuhkan beberapa persyaratan, antara lain dimensi kemanusian, keadilan sosial dan hadirnya keluasan dalam demokrasi lokal. Menurut dia, pada beberapa tahun lalu, Aceh pernah diperlakukan tidak adil oleh pemerintah pusat, padahal kontribusi daerah ini sangat besar terhadap Republik Indonesia.

Sejak dari merebut kemerdekaan, membeli pesawat udara untuk perjuangan Indonesia hingga hasil bumi Aceh yang dikeruk oleh pusat. Namun, umpan balik yang diterima Aceh adalah ketidakadilan dan hadirnya operasi militer ke Aceh, katanya.

Hal itulah yang pada akhirnya menimbulkan rasa sakit hati serta menilai bahwa pemerintah pusat bertindak tidak adil terhadap Aceh yang pada akhirnya melahirkan sikap dan rasa antipati kepada pemerintah, sehingga untuk bisa membangkitkan kembali rasa nasionalisme tersebut, susah dilakukan jika tak ada ketulusan dan keseriusan pemerintah terhadap Aceh, katanya. (ant/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

MERC Sayangkan Sikap Walikota Bogor Intervensi RS yang Tangani Habib Rizieq

BOGOR (Arrahmah.com) -  MER-C menyayangkan sikap Walikota Bogor Bima Arya yang melakukan intervensi terhadap pihak rumah sakit yang menangani Habib Rizieq Shihab. Ketua Presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad dalam keterangannya, Sabtu…

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

1 juta warga Gaza hidup di bawah garis kemiskinan

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Blokade "Israel" terhadap Jalur Gaza telah merugikan Palestina lebih dari $ 16 miliar dan mendorong lebih dari satu juta orang di bawah garis kemiskinan hanya dalam waktu lebih dari 10 tahun, menurut laporan baru…

Saudi akan investasikan lebih dari $ 5 miliar untuk AI

RIYADH (Arrahmah.com) - Arab Saudi berencana untuk menginvestasikan lebih dari 20 miliar riyal ($ 5,3 miliar) untuk kecerdasan buatan (AI) pada tahun 2030, Ketua Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan (SDAIA) Saudi Abdullah Bin Sharaf…

Putin: Nagorno-Karabakh tak terpisahkan dari Azerbaijan

MOSKOW (Arrahmah.com) - Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengakui bahwa wilayah Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai milik Azerbaijan, dua pekan setelah Armenia menyerahkan wilayah tersebut setelah kekalahannya dari…

Uzbek tarik warganya dari kamp pengungsian Suriah

TASHKENT (Arrahmah.com) - Uzbekistan berencana untuk memulangkan warganya, yang kebanyakan wanita dan anak-anak, dari Suriah di mana mereka tinggal di kamp-kamp yang penuh sesak dengan keluarga pejuang ISIS lainnya, sumber pemerintah…

Serangan udara "Israel" bunuh 8 militan pro-Iran

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Serangan udara "Israel" di Suriah menewaskan sedikitnya delapan pejuang yang beroperasi di milisi pro-Iran, kelompok pemantau mengatakan pada Rabu (25/11/2020). Serangan itu menargetkan depot senjata dan situs…

"Democrazy Will Die" Ramalan atau Kenyataan?

Oleh : Asy Syifa Ummu Sidiq (Arrahmah.com) - "How Democracies Die" sebuah buku karya penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt kini menjadi viral. Bukan karena penulisnya terkenal di negeri ini, tapi karena dibaca dan diposting oleh Pak…

Netanyahu dan Mohammed bin Zayed Masuk Nominasi Nobel Perdamaian

TEL AVIV (Arrahmah.com) – Kantor Perdana Menteri "Israel", Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan pada Selasa (24/11/2020) jika ia telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian. Usulan nominasi itu, menyusul kesepakatan normalisasi…

UEA hentikan visa untuk 13 negara Muslim

DUBAI (Arrahmah.com) –Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh negara, Uni Emirat Arab (UEA) telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim, termasuk Iran, Suriah, dan Somalia. Dilansir di Daily Sabah,…

Australia harus miliki sendiri laporan kejahatan pasukannya di Afghanistan

MELBOURNE (Arrahmah.com) - Pejabat tinggi militer Australia pada Minggu (22/11/2020) bahwa departemen pertahanan harus memiliki laporan terbaru mengenai pasukannya yang melakukan kejahatan di Afghanistan dan bersumpah untuk melakukan…

Meski Ada Sejumlah Bukti, Arab Saudi Bantah Pertemuan Rahasia Dengan PM "Israel"

RIYADH (Arrahmah.com) – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud membantah pemberitaan bahwa Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu diam-diam terbang ke Arab Saudi pada Ahad (22/11/2020) untuk bertemu dengan…

Iklan