Berita Dunia Islam Terdepan

Jika benar Syaikh Usamah syahid, patutkan kita bersedih?

0

(Arrahmah.com) – Sejak Presiden negara penjajah AS melakukan konferensi pers mengumumkan “syahidnya” Syaikh Usamah bin Ladin yang kita cintai, situs arrahmah.com mengikuti perkembangan setiap waktunya.  Situs arrahmah.com pun memposisikan diri sebagai pihak yang tidak mudah percaya atas kabar yang disampaikan oleh orang kafir.  Kafir yang mengobarkan peperangan terhadap Islam, Barack Obama.


Sejumlah fakta dan kejanggalan terhadap berita “kematian” Syaikh Usamah dilaporkan secara terperinci oleh arrahmah.com, dan arrahmah.com tidak akan berhenti memberitakan sampai kami menemukan rilis resmi oleh pihak Mujahidin Al Qaeda, baik membenarkan ataupun menyangkal berita itu.

Namun arrahmah.com juga harus jujur.  Jika suatu saat nanti berita syahidnya Syaikh Usamah benar adanya, maka kita sebagai Muslim harus berlapang dada dan menerimanya dengan ikhlas.

Kematian Syaikh Usamah, jika memang benar terjadi, bukanlah kekalahan bagi Muslim, namun sebagai tonggak dilahirkannya generasi penerus yang lebih hebat dari beliau.  Ingatlah, bahwa jika benar Syaikh Usamah syahid, maka beliau tidak mati, namun tetap hidup di sisi Tuhannya dengan berlimpah rezeki.  Itulah nikmat bagi mereka yang berjihad di jalan-NYA.

Allah Maha Tahu yang terbaik, semua takdir berada ditanganNYA.  Jika Syaikh Usamah benar syahid, maka Insha Allah akan ada pengganti lainnya yang lebih baik dari beliau yang dibutuhkan ummat untuk memimpin Jihad saat ini.

Sunnatullah, setiap yang bernyawa pasti akan mati.  Dahulu Syaikh Abdullah Azzam memimpin Jihad dan melahirkan generasi-generasi hebat, salah satunya Syaikh Usamah bin Ladin.  Lalu sampai tiba waktunya Allah lebih sayang kepadanya dan mengambilnya dan Syaikh Usamah menggantikannya.  Maka, jika benar Syaikh Usamah syahid, pasti akan ada yang menggantikan posisinya.  La tahzan ya kaum Muslimin…..

Sekali lagi, sikap arrahmah.com terhadap pemberitaan mengenai syahidnya Syaikh Usamah adalah berpihak kepada kaum Muslimin.  Kami tidak akan menelan mentah-mentah berita yang disampaikan oleh media-media sekuler yang membebek pada informasi dari majikan mereka.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...