(Arrahmah.com) – Kabar kematian Syeikh Usamah bin Ladin mengejutkan banyak pihak, ada yang berduka, namun ada juga yang merayakannya.  Kaum kafir di Amerika Serikat, langsung merayakannya di depan Gedung Putih setelah Barack Obama mengumumkan kabar kematian orang nomor satu Al Qaeda.  Para pemimpin di dunia juga ikut berkomentar menyatakan reaksi mereka atas kabar ini. Pejabat Departemen Luar Negeri Pakistan : Kematian bin Ladin adalah “kemunduran besar bagi organisasi ‘teroris’ di seluruh dunia”.  “Operasi ini dilakukan oleh tentara AS dengan menyataka kebijakan bahwa AS akan melakukan tindakan terhadap bin Ladin dimanapun ia ditemukan di seluruh dunia”. Yousuf Riza Gilani, Perdana Menteri boneka Pakistan : “Kami tidak akan membiarkan daratan kami digunakan oleh negara lain untuk terorisme dan karena itu saya pikir ini kemenangan besar, kesuksesan dan saya mengucapkan selamat atas keberhasilan operasi ini.” Hamid Karzai, Presiden boneka Afghanistan : Pembunuhan bin Ladin merupakan “berita penting”.  Taliban harus belajar dari hal ini.  Taliban harus menahan diri dari pertempuran. Ehsanullah Ehsan, seorang Mujahid Pakistan : “Jika ia benar-benar syahid, kami akan membalaskan dendam dan melancarkan serangan melawan pemerintah Amerika dan Pakistan dan tentara keamanan mereka. Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas di Jalur Gaza : Kami mengutuk pembunuhan seorang prajurit suci Arab.  Kami memohon kepada Allah untuk mengampuni segala dosanya.  Kami menganggap ini sebagai kelanjutan dari kebijakan Amerika yang berbasis pada penindasan dan penumpahan darah Muslim dan Arab. Ghassan Khatib, juru bicara Otoritas Palestina, Tepi Barat : Menyingkirkan bin Ladin merupakan awal yang baik bagi perdamaian di seluruh dunia tapi yang terpenting adalah untuk mengatasi wacana dan metode-metode kekerasan-yang diciptakan dan didorong oleh bin Ladin dan yang lainnya di dunia. Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel : Ini adalah kemenangan gemilang bagi “keadilan, kebebasan dan nilai-nilai bersama oleh semua negara demokrastus” untuk berjuang bahu-membahu dalam penentuan melawan terorisme.  Negara Israel bergabung bersama dalam kegembiraan rakyat Amerika setelah pembunuhan bin Ladin. Saad Hariri, Perdana Menteri Lebanon : Sejarah nasionalisme dan Islam tidak akan pernah memaafkan bahwa orang yang memili tanda hitam selama dua dekade, mengisi pikiran pemuda dengan ide-ide tentang terorisme, pembunuhan dan perusakan. Ramin Mehmanparast, Menteri Luar Negeri Iran : AS dan sekutunya tidak lagi memili alasan untuk menyebar tentara di Timur Tengah di bawah dalih perang melawan terorisme. David Cameron, Perdana Menteri Inggris : Osama bin Laden bertanggung jawab untuk serangan teroris terburuk di dunia, untuk 9/11 dan serangan lainnya yang telah menewaskan ribuan orang, banyak di antara mereka warga Inggirs.  Ini adalah kesuksesan yang gemilang.  Berita bahwa bin Laden telah meninggal akan membawa perubahan besar bagi orang di seluruh dunia. Dmitry Medvedev, Presiden Rusia : Kremlin menyambut baik keberhasilan Amerika Serikat dalam perang melawan terorisme.  Hanya perjuangan bersama dan bersatu melawan terorisme global dapat mencapai hasil yang substansial.  Rusia siap meningkatkan kerjasama jenis ini. Lihatlah bagaimana komentar yang dikeluarkan dari mulut kafirin dan munafikin, itu menunjukkan kebencian yang mendalam dari diri mereka terhadap seorang pejuang Islam, seorang yang mewakafkan hidupnya untuk membela Kaum Muslimin dan menegakkan kalimat Allah di bumi ini.  Jika ternyata kabar kematian Syeikh Usamah bin Ladin tidak benar atau hanya propaganda semata, maka mereka akan menelan kembali ludah mereka.  Namun jika benar, sepatutnya bagi seorang Muslim mendoakan Muslim lainnya dan semoga beliau mendapat tempat yang tinggi di sisi Allah.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Topik: ,