Setelah 3 kali dibakar OTK, Masjid Fisabilillah Toba Samosir dibangun lagi

0 9

TOBA (Arrahmah.com) – Setelah tiga kali dibakar kalangan nonmuslim pada tahun 1986, 2008, dan Juli 2010, akhirnya Masjid Fisabilillah berhasil dibangun kembali. Secara simbolik, masjid yang terletak di Kecamatan Lumban Julu Kabupaten  Toba Samosir (Tobasa) diresmikan dengan serah terima kunci masjid dari Forum Umat Islam Sumatera Utara (FUI-SU) kepada nazir (DKM) masjid tersebut.

Acara serah terima dan peresmian masjid dilakukan pada hari Sabtu (23/4/2011), dengan disaksikan oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA)  Kecamatan Lumban Julu Bapak Hasiholan, dan disaksikan oleh ratusan warga Muslim sekitar masjid Fisabilillah yang terletak di Jalan Lintas Parapat-Porsea.

Dalam laporannya, Sekretaris Panitia Pembangunan Masjid Fisabilillah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah membantu warga dalam penyelesaian pembangunan masjid tersebut. Menanggapai motif pembakaran yang telah dilakukan OTK terhadap masjid Fisabilillah, sampai saat ini ia mengaku tidak tahu-menahu dan bingung mengapa masjid yang merupakan rumah suci umat Islam itu dibakar dengan biadab.

Kepala KUA Lumban Julu, Bapak Hasiholan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Forum Ummat Islam Sumatera Utara yang telah membantu penyelesaian pembangunan Masjid Fisabilillah tersebut. “Semoga dengan indahnya masjid yang telah dibangun beserta fasilitas yang  cukup lengkap, maka semangat keagamaan umat Islam pun akan semakin besar untuk memakmurkan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT di dalam Masjid ini,” harapnya.

Sementara dalam taushiyahnya, salah satu ketua FUI-SU, Ustadz Heriansyah Sag meminta kepada  umat Islam yang berada di sekitar masjid agar senantiasa bersabar dan selalu mendekatkan diri pada Allah SWT. Sebab pada saat yang sama, kondisi umat Islam di lain tempat serta di belahan dunia pun sedang dizalimi. Heriansyah mencontohkan bagaimana kezaliman yang tengah dialami oleh umat Islam yang berada di sekitar Masjid Al-Ikhlas, Jl Timor Medan. Di sana 2 Masjid yang di bakar di Asahan.

Heriansyah mengingatkan umat Islam Tobasa, bahwa semua orang mukmin adalah bersaudara, jadi jangan merasa sendiri dalam menjalankan Islam dan mempertahankan Islam. Untuk itu, harus ada usaha untuk senantiasa menjalin komunikasi yang intensif guna pengembangan Da’wah Islam di daerah tersebut.

Melengkapi acara peresmian Masjid Fisabilillah, Ketua Umum FUI-SU Ustadz Timsar Zubil menerangkan kronologis mengapa FUI-SU mendampingi dan membantu pembangunan kembali Masjid Fisabilillah tersebut. Ustadz yang dikenal sangat tegas dalam bersikap ini menyayangkan sikap aparat keamanan yang menganggap sepele persoalan kezaliman terhadap Masjid di Sumatera Utara. “Sampai saat ini, sudah satu tahun berlalu, namun kasus pembakaran Masjid Fisabilillah tak berhasil diungkap, dan pelakunya belum ditangkap,” ujarnya berapi-api.

Sembari terus berharap agar pengungkapan kasus pembakaran Masjid Fisabilillah segera diusut tuntas, Timsar mengajak umat Islam di sekitar masjid agar mengemban amanah kemasjidan. “Memakmurkan masjid adalah tugas yang lebih berat dari sekedar membangun masjid,” tutupnya.(voa-islam/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Leave A Reply

Your email address will not be published.