Ustadz Abu Bakar Ba’asyir : SBY Kafir!

0 250

JAKARTA (Arrahmah.com) – Ustadz Abu Bakar Ba’asyir mengatakan bahwa SBY itu seorang kafir! Peryataan itu beliau sampaikan pada hari Senin (25/04/2011) dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sontak, peryataan Ustadz ABB itu menjadi trending topic situs jejaring social Twiter, setelah Metro TV merilisnya. Bagaimana respon SBY?

Gagal menjalankan syariat Islam  

Menurut Ustadz ABB, Amir Jama’ah Anshorut Tauhid (JT), SBY pantas disebut kafir karena gagal menjalankan syariat Islam di Indonesia.

 “Itu sudah menjadi konsekuensi, jika seorang pemimpin di negara ini tidak menjalankan syariat Islam dengan benar. Sangat pantas jika saya mengatakan bahwa SBY itu seorang kafir,” tegas Ustadz ABB.

“Pemimpin manapun yang memimpin negara ini, tetapi tidak menjalankan hukum Islam dengan sebagaimana mestinya, maka hukuman yang layak diberikan kepada orang itu adalah hukum kafir,” lanjut beliau.

Dirilis Metro TV, ramai di Twiter

Setelah Metro TV merilis peryataan Ustadz ABB yang menyatakan SBY kafir, sontak pembicaraan tersebut menjadi ramai, terutama di situs jejaring social Twiter. Bahkan, topik dengan judul SBY Kafir menjadi trending topic dunia di Twiter. Hal ini menunjukkan minat masyarakat yang besar akan keingintahuan peryataan bahwa SBY Kafir.

Dalam peryataannya, Ustadz ABB juga mengatakan bahwa selama pemerintahan SBY, umat Islam selalu terpojokan dengan berbagai macam fitnah dan tuduhan. Karena itu, cara yang harus ditempuh seorang pemimpin adalah menjalankan hukum Islam secara benar.

Dalam konsep daulah Islamiyah yang dimaksud Ba’asyir, semua warga negara yang tidak melaksanakan hukum Islam secara benar maka itu kafir.  “Itu sudah menjadi konsekuensi atas perbuatannya,” ujar beliau lagi.

Kini, diskusi dan perbincangan SBY Kafir menjadi hangat dan dilakukan dimana-mana. Tinggal menunggu bagaimana respon dari SBY atas peryataan tersebut. Wallahu’alam bis showab!

(M Fachry/pelbagai sumber/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Leave A Reply

Your email address will not be published.