DPR selalu punya alasan untuk pelesir ke luar negeri

0 1

JAKARTA (Arrahmah.com) – Rombongan Komisi VIII DPR berkunjung ke China dan Australia di masa reses (libur sidang) DPR. Mereka menilai program pengentasan fakir miskin yang diterapkan China dan Australia layak dicontoh.

“Kita perlu dua model negara yang menerapkan penanganan fakir miskin yang efektif. Di China penurunan fakir miskinnya sangat drastis dari tahun 80-an sebeasr 80 persen, terakhir tinggal sekitar 16 persen. Kita perlu melihat bagaimana upaya pengentasan kemiskinan di sana itu bagaimana,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ahmad Zainuddin, kepada detikcom Jumat (22/4/2011).

Rombongan kunjungan kerja Komisi VIII DPR ke China dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari FPD, Gondo Radityo Gambiro. Rombongan ini berangkat ke China awal April lalu.

Sementara itu Ahmad Zainuddin mengikuti rombongan ke Australia. Rombongan kedua ini dipimpin oleh Ketua Komisi VIII DPR Abdul Kadir Karding.

“Yang kedua kita perlu melihat penanganan fakir miskin di negara yang maju dan sejahtera. Karena biarpun di negara maju tetap ada fakir miskin. Maka itu kita memilih Australia,” jelasnya.

FITRA merilis data, kunjungan Komisi VIII DPR ke China 17-24 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 668.730.500. Sementara kunjungan Komisi VIII DPR ke Australia menghabiskan anggaran Rp 811.800.250.

Daftar kunjungan kerja empat alat kelengkapan DPR selama masa reses DPR 8 April hingga 8 Mei 2011 yang diolah oleh Seknas FITRA dari RK dan Dipa DPR tahun 2011 yang mengikuti standar Kemenkeu no. 100/PMK.02/2011 adalah sebagai berikut:

1. Kunjungan Komisi I DPR ke Amerika Serikat 1-7 Mei 2011 menghabiskan anggaran Rp 1.405.548.500

2. Kunjungan Komisi I DPR ke Turki 16 –22 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 879.908.000

3. Kunjungan Komisi I DPR ke Rusia menghabiskan anggaran Rp 1.286.713.750

4. Kunjungan Komisi I DPR ke Prancis menghabiskan anggaran Rp 944.593.250

5. Kunjungan Komisi I DPR ke Spanyol menghabiskan anggaran Rp 1.201.826.500

6. Kunjungan Komisi X DPR ke Spanyol 24 – 30 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 1.320.374.500

7. Kunjungan Komisi X DPR ke China menghabiskan anggaran Rp 668.730.500

8. Kunjungan Komisi VIII DPR ke China 17-24 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 668.730.500

9. Kunjungan Komisi VIII DPR ke Australia menghabiskan aggaran Rp 811.800.250

10. Kunjungan BURT DPR ke Inggris  1-7 Mei 2011 menghabiskan anggaran Rp 1.574.638.500

11. Kunjungan BURT DPR ke Amerika Serikat menghabiskan aggaran Rp 1.966.986.500

Total anggaran yang digunakan kunjungan kerja DPR selama masa reses (8 April-8 Mei 2011) adalah Rp 12.730.087.250. (dtk/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Leave A Reply

Your email address will not be published.