Ulama terkemuka Inggris menargetkan hari besar Pangeran William dan Kate Middleton?

0 7

LONDON (arrahmah.com) – Investigasi diluncurkan oleh pemerintah ke lebih dari 1 juta kontrak pemerintah yang diberikan kepada saudara dari Ulama Inggris terkenal yang sangat dibenci pemerintah yang disebut-sebut merencanakan untuk merusak pernikahan kerajaan di tahun ini.

Departemen bisnis Vince Cable memeriksa apakah dana yang diberikan kepada Yazdani Choudary untuk pelatihan IT dan magang selama tujuh tahun terakhir “dialokasikan dengan benar”.

Yazdani Choudary (48), adalah kakak dari Syeikh Anjem Choudary (44), yang dikenal sangat vokal meneriakkan penegakkan Syariah Islam di Inggris dan tergabung dalam kelompok-kelompok yang dilarang otoritas seperti Al-Muhajirun dan Islam4UK.

Anjem, diyakini menginginkan tegaknya negara Islam dan merupakan simpatisan Al Qaeda juga orang yang sangat dekat dengan Syeikh Omar Bakri Mohammed.

Kelompok terakhir di mana Syeikh Anjem terlibat adalah “Muslims Againts Crusader”, dilaporkan akan menimbulkan kekasauan di pernikahan Pangeran William dengan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran.

Kelompok tersebut memperingatkan Pangeran William dan Pangeran Harry bahwa kecuali jika mereka segera menarik diri dari militer, “hari dimana bangsa telah memimpikan begitu lama akan menjadi mimpi buruk”.

Pangeran Harry, disebut-sebut akan menjadi target lebih besar setelah dipromosikan menjadi Kapten baru-baru ini.  Dia akan mendapatkan pelatihan tambahan untuk mengoperasikan Apache dan mempelajarinya bagaimana menggunakan helikopter tersebut di Afghanistan.

Yazdani tinggal di sebuah rumah mewah seharga 690.000 poundsterling di pinggiran Purley Surrey.

Dia memiliki Best Training Solutions Ltd, yang diberikan pendanaannya oleh pemerintah selama tujuh tahun terakhir untuk memberikan pelatihan IT di London.

Yazdani juga mempekerjakan seorang pendukung Al-Muhajirun, Shah Jalal Hussain (28)-yang dipenjara selama dua tahun pada tahun 2008 dengan tuduhan mencoba mengumpulkan dana bagi “teroris” di luar negeri-untuk melaksanakan pekerjaan untuk Best Training.

Selama periode seminggu terkahir, Sunday Express mengawasi Syeikh Anjem Choudary serta pendukungnya termasuk juru bicara Muslims Againts Crusader, Asad Ullah dan Shah Jalal Husain.

Yazdani menolak untuk menjawab pertanyaan mengenai desainer grafis Hussain atau produsen leaflet atau website kelompok tersebut, Master Printers.

Semua yang dilaporkan kafirin hanya berdasarkan dugaan semata, kita lihat saja apakah peristiwa tersebut akan benar-benar terjadi.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Leave A Reply

Your email address will not be published.