Bentrokan di Silwan, beberapa sipil Muslim terluka dan seorang ditangkap

0 9

SILWAN (Arrahmah.com) – Sumber Palestina di Silwan di wilayah Jerusalem Timur yang diduduki melaporkan pada Rabu (13/4/2011) bahwa beberapa penduduk setempat terluka, satu dalam kondisi serius sementara seorang lainnya ditangkap oleh tentara Zionis dan polisi setelah bentrokan terjadi di kota tersebut.

Sumber menambahkan bahwa tentara Zionis melepaskan tembakan bom gas di perumahan Al Bustan menyebabkan beberapa penduduk memerlukan perawatan akibat dampak dari inhalasi gas air mata.

Tentara Zionis menyerang empat Muslimah di Al Bustan menggunakan tongkat tanpa adanya provokasi apapun. 

Seorang warga yang mengalami cedera serius telah dilarikan ke rumah sakit setempat di Jerusalem.

Penduduk lainnya yang mengalami kekerasan oleh tentara Zionis dengan dipukuli saat berada di depan tokonya, hilang kesadaran, dan saat tersadar, tentara telah menculiknya dan membawanya ke suatu tempat yang tidak diketahui.

Di hari yang sama, tentara masuk ke sebuah rumah milik keluarga Shiokhy di Silwan.  Serangan datang hanya satu hari setelah militer Zionis menculik Muath Shiokhy dari rumahnya.

Pusat Informasi Wadi Hilweh di Silwan melaporkan bahwa tentara melakukan kekerasan di rumah Muath Shiokhy (18), menyabotase aset bahkan menyita pakaian Muath.

Tentara mengklaim bahwa Muath mengenakan pakaian tersebut selama bentrokan pada Selasa dengan polisi dan tentara.

Ibu Muath mengatakan bahwa polisi gagal menemukan pakaian yang diduga dikenakan oleh Muath selama bentrokan, tetapi mereka mengambil kemeja kuning milik kakaknya.

Shiokhy diculik oleh militer Zionis saat tengah mencuci mobil milik temannya yang diparkir di luar sebuah kafe tempat ia bekerja.  Serangan terhadap rumah keluarga Shiokhy bukanlah yang pertama kali terjadi, serangan serupa telah berulang kali dilakukan oleh tentara Zionis, menyerang dan menyabotase aset milik keluarga Palestina.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Leave A Reply

Your email address will not be published.