OMMA : Penjajah Amerika Kembali Melakukan Pembunuhan Massal, 50 Sipil Gugur di Helmand

0 15

AFGHANISTAN (Arrahmah.com) – Senin (25/10/10), tentara salibis AS melancarkan operasi militer menyerang desa Mai, distrik Baghran, provinsi Helmand.  Mereka membombardir dan menembak sipil di dalam rumah sebelum meneror penduduk lokal termasuk anak-anak.  Kaum perempuan, anak-anak dan orang tua termasuk dalam korban tewas. Jumlah korban tewas sedikitnya 50 orang.

Rumah-rumah dan ladang (satu-satunya alat untuk kelangsungan hidup penduduk miskin Afghan) dengan sangat kejam dibombardir.  Tentara salibis juga menangkap 7 warga sipil dan menahannya di tempat yang tidak diketahui.

Dalam peristiwa lain, masih di hari yang sama (25/10), terdapat laporan dari provinsi Khost bahwa Ahsanullah, seorang Mujahid Imarah Islam Afghanistan melancarkan operasi syahid dengan menghantamkan kendaraan berisi 2.500 Kg bahan peledak ke konvoy militer tentara boneka di sebuah kota yang dikenal dengan nama Siki.  Peristiwa berlangsung sekitar pukul 12.00, menewaskan sebanyak 18 tentara boneka Afghan dan melukai 11 lainnya juga menghancurkan empat kendaraan militer musuh.  Semoga Allah menerima amalan asy-syahid (insha Allah) Ahsanullah.

Sedikitnya 6 tentara salibis AS tewas dan 2 terluka ketika tank mereka dihantam ledakan bom ranjau di daerah aghlagh Karez, distrik sangin, provinsi Helmand sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

Sebuah ledakan bom ranjau di distrik Sarawza, provinsi Paktika menghantam dan menghancurkan tank salibis AS, membunuh dan melukai seluruh tentara yang berada di dalamnya.

Mujahidin di distrik Baraki Barak, provinsi Logar membakar dua truk logistik musuh.

Sedikitnya 6 tentara salibis AS dan NATO tewas dan empat tank hancur di Asmar, provinsi Kunar.  Laporan menambahkan dua Mujahid terluka dalam pertempuran yang berlangsung semala satu setengah jam.

Mujahidin IIA melancarkan serangan skala besar terhadap pos pemeriksaan di distrik Nirkh, provinsi Logar menyebabkan kerugian besar di kubu musuh dan menghancurkan kendaraan militer. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Leave A Reply

Your email address will not be published.