Berita Dunia Islam Terdepan

The Forgotten Muslims ; Kaum Muslimin Yang Terlupakan

0 4

LONDON (Arrahmah.com) – Jangan lupakan saudara muslim yang ditawan musuh. Begitu kira-kira inti pesan dari sebuah acara yang digelar oleh komunitas Muslim di London, Inggris. Acara bertajuk The Forgotten Muslims ini diorganisasi oleh Captive Support, sebuah ormas yang peduli dan support kepada tawanan-tawanan Muslim, khususnya para ulama dan aktivis Islam.

Bebaskan Tawanan Muslim

Rasulullah SAW., bersabda,

“Adalah sebuah kewajiban bagi Muslim dari harta mereka untuk membebaskan orang-orang yang berada dalam tahanan dan membayar  tebusan.”

Hadits di atas bisa jadi melatarbelakangi komunitas Captive Support di London untuk mengadakan acara The Forgotten Muslims-Kaum Muslimin Yang Terlupakan. Maklum saja, beberapa ulama ahlul haq saat ini berada dalam tahanan penjara Inggris (Belmarsh), seperti Syekh Abu Hamzah Al Misri dan Syekh Abu Qotadah. Beberapa ulama haq lainnya di penjara di penjara Amerika, seperti Syekh Omar Abdurrahman. 

Dalam banner acara yang akan digelar pada hari ini, Rabu, 8 September 2010 di Haymill Community Centre, Burnham Lane, Slough, SL1 6LZ, London, terdapat foto beberapa ulama yang sejak lama ditawan oleh musuh-musuh Islam, seperti syekh Omar Abdurrahman, Syekh Abu Hamzah Al Misri, Syekh Abu Qotadah, Syekh Al Maqdisy dengan latar belakang kelam dan dinginnya penjara Belmarsh London.

Support Seluruh Tawanan Muslim  

Dalam acara yang dilanjurkan dengan buka bersama tersebut, akan dibahas beberapa topik penting, diantaranya : Realitas Tawanan Muslim, Kewajiban Kita Membebaskan Tawanan Muslim, dan Bagaimana Mengatasi Krisis Hari Ini.

Syekhul Islam Ibnu Taimiyyah pernah berkata,

“Jika mereka menahan seorang Muslim, adalah sebuah kewajiban kita untuk tetap memerangi mereka sampai mereka membebaskan mereka atau mereka di musnahkan,”

dan juga ucapannya :

“Membebaskan Muslim dari tahanan adalah salah satu kewajiban yang besar dan membelanjakan kekayaan untuk membebaskan mereka adalah salah satu bentuk mendekatkan diri kepada Allah yang paling baik.”

Jadi, kapan acara semacam itu bisa diadakan di negeri ini?

(M Fachry/almuhajirun/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...