Berita Dunia Islam Terdepan

Seorang Jurnalis Dipenjara Karena Mewawancarai Pemimpin Gerakan Perlawanan

0 3

PUNTLAND (Arrahmah.com) – Pengadilan di wilayah semi otonomi Somalia, Puntland menjatuhkan hukuman penjara untuk seorang jurnalis karena mewawansarai pemimpin Muslim dari gerakan perlawanan yang terkait jaringan Al-Qaeda, lapor media lokal.

Kepolisian boneka menangkap Abdifatah Jama Mire, Wakil Direktur Horseed FM dan tujuh bawahannya pada Jumat (13/8/2010) lalu setelah stasiun radio tersebut menyiarkan wawancara khusus dengan Sheikh Mohamed Said Atom.

Media lokal mengatakan bahwa Mire ditahan pada Sabtu (14/8) dan tujuh orang lainnya dibebaskan tanpa pengadilan.

“Pengadilan Bossaso menjatuhkan hukuman enam tahun penjara dan denda sebesar 55 OSD,” ujar penduduk lokal, Hussein.  Pihak pengadilan menolak untuk berkomentar.

Pengawas wartawan yang berbasis di Paris mengatakan “Penahanan Mire dan tujuh koleganya selama beberapa jam dengan sewenang-wenang merupakan pelanggaran kebebasan Pers dan sengaja dilakukan oleh otoritas Puntland.”

Bulan lalu, Sheikh Atom bersumpah akan mengobarkan jihad melawan otoritas Puntland hingga syariat Islam tegak di wilayah Puntland.  PBB menuduh Sheikh Atom sebagai salah satu pemasok senjata untuk kelompok Al-Shabaab.

Wilayah Puntland yang sebelumnya menjadi basis perompak kini relatif stabil setelah Mujahidin Al-Shabaab masuk ke daerah tersebut dan mengusir para perompak.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...