Berita Dunia Islam Terdepan

Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 3 April 2010

0 0

AFGHANISTAN (Arrahmah.com) – Tiga ledakan kuat (berasal dari bom waktu yang diletakkan di dalam basis militer NATO) menghantam basis militer NATO di dekat distrik Baraki, provinsi Logar kemarin malam, mengakibatkan kerugian besar di tubuh NATO.  Namun menurut mujahidin lokal, belum diketahui dengan pasti jumlah tentara tewas atau terluka dalam peristiwa ini.



Mujahidin menyerang konvoy logistik NATO di distrik Sayedabad, provinsi Wardak, menyebabkan tiga supir tewas.  Kubu mujahidin tidak mengalami kecelakaan.

Basis militer Bagram di utara Provinsi Kabul mendapat serangan misil oleh mujahidin.  Reporter alemarah mengatakan bahwa tiga misil ditembakkan pada kemarin malam, sekitar pukul 00.10 dna menyebabkan beberapa fasilitas mengalami kerusakan, namun tidak diketahui secara pasti kerugian yang dialami musuh.  Penduduk lokal mengatakan bahwa helikopter AS membombardir wilayah di sekitar basis militer, namun tidak ada korban dalam peristiwa ini.

Tiga tank militer AS kembali dihantam ledakan bom ranjau yang ditanam mujahidin di wilayah Marjah, provinsi Helmand.  Ledakan yang tejadi pada pagi hari tersebut menargetkan konvoy militer penjajah AS.  Diperkirakan seluruh tentara yang berada di dalamnya tewas dan terluka, namun tidak diketahui jumlah pasti dari korban tersebut.  Ledakan bom ranjau ketiga akhirnya meletuskan pertempuran langsung, dalam pertempuran ini tiga mujahid mengalami luka-luka.

Mujahidin kembali menghantam tiga kendaraan militer tentara penjajah AS dengan RPG di distrik Sarubi, provinsi Paktia.  Menurut laporan, ketiga kendaraan militer tersebut hancur dan beberapa tentara teroris AS tewas di tempat.  Laporan menambahkan sebuah kendaraan militer yang tergabung dalam konvoy, hancur akibat ledakan bom ranjau dan membunuh seluruh tentara teroris AS yang berada di dalamnya.

Mujahidin Imarah Islam Afghanistan dalam sebuah pertempuran melawan tentara boneka Afghan berhasil membunuh 10 tentara boneka di distrik Dil Aram, provinsi Farah.  Menurut mujahidin lokal, pertempuran terjadi setelah patroli tentara musuh mendapat serangan dari mujahidin.  Dalam operasi kali ini, dua mujahid syahid (Insha Allah) dan seorang lainnya terluka.  (haninmazaya/alemarah/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...