Berita Dunia Islam Terdepan

AS Hentikan Penerbangan Predator Andalannya

0 1

ISLAMABAD (Arrahmah.com) – CIA mengumumkan untuk sementara pihaknya menghentikan penerbangan pesawat tanpa awaknya di atas wilayah Waziristan Utara yang berbatasan dengan Afghanistan. Karena pada faktanya selama beberapa hari belakangan ini, sudah ada dua pesawat predator tak berpilot milik AS yang ditembak hingga jatuh oleh mujahidin Taliban di atas Waziristan Utara.

Saat ini, Pakistan dan komando militer AS memeriksa informasi mengenai jatuhnya dua pesawat Predator AS yang ditembak jatuh oleh instalasi portabel anti-pesawat tempur milik para mujahid Hafiz Gul Bahadar, yang menguasai sebagian besar wilayah di Waziristan Utara.

Menurut media lokal pada hari Kamis (28/1), pesawat AS terbang di atas Waziristan Utara dinon-perasikan untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir. Sampai pertengahan minggu lalu pesawat kendali jarak jauh Paman Sam ini muncul hampir setiap hari di wilayah udara di Waziristan dan Pakistan, meneror penduduk setempat.

Media Barat dan Pakistan kali jujur dengan mengatakan pesawat tanpa awak AS telah meneror dan menyebabkan kepanikan bagi penduduk setempat.

Pesawat yang dikendalikan oleh CIA ini berbasis di negara tetangga Afghanistan, dan beroperasi sejak Agustus 2008 serta melakukan penyerangan rudal dan bom di wilayah yang padat penduduk di waziristan Utara dan Selatan.

Akibat teror udara ini, Amerika telah membunuh dan melukai ratusan warga sipil, termasuk banyak perempuan dan anak-anak. Mujahidin Taliban yang selalu diklaim sebagian besar korban tewas ternyata jauh lebih sedikit jumlahnya dibandingkan warga sipil.

Beberapa saat sebelum keputusan untuk menghentikan sementara penerbangan drone-nya, Amerika Serikat telah mendesak Pakistan untuk membeli 12 pesawat tak berawak RQ-7 Shadow, ungkap kantor berita UPI mengutip media lokal. Hal ini diumumkan selama kunjungannya ke Pakistan oleh Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Robert Gates.

Pesawat Shadow lebih kecil ukurannya daripada pesawat Predator dan pesawat Reapers, dan hanya dapat digunakan untuk merekam objek dari udara, tidak dilengkapi dengan peluncur rudal. (althaf/kvkz/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...