Berita Dunia Islam Terdepan

FBI Kurang Kerjaan, Foto Politisi Spanyol Dijadikan Foto Usamah bin Laden

0 1

Spanyol (Arrahmah.com) – FBI minggu ini merilis sebuah foto “rekayasa-digital” Syaikh Usamah Bin Laden yang tampak lebih tua. FBI mengklaim menggunakan teknologi terbaru untuk menghasilkan foto itu, namun seorang politikus Spanyol sangat terkejut karena fotonya diolah menjadi foto buronan paling dicari Amerika.

Gaspar Llamazares, anggota dari partai kiri bersatu di Spanyol dan terkenal karena posisinya sebagai anti-Amerika, ia mengatakan tidak akan lagi merasa aman bepergian ke Amerika Serikat setelah rambut dan kerutan wajahnya digunakan dalam foto terbaru Usamah bin Laden yang baru-baru ini dirilis oleh FBI.

“Saya terkejut dan marah karena hal ini sangat memalukan menggunakan seseorang yang nyata dengan membentuknya menjadi citra teroris,” kata Llamazares dalam jumpa pers hari Sabtu kemarin (16/1). “Hal Ini hampir mirip seperti keluar dari sebuah komedi jika tidak ditangani masalah-masalah ini dengan serius seperti bin Laden dan keamanan warga negara.”

FBI merepresantasikan sebuah foto kontemporer Bin Laden, dengan rambut memutih dan janggut, dan terlihat selama beberapa jam dalam sebuah situs orang yang paling dicari “Rewards for Justice”, sebelum akhirnya dihapus.

Kiri, Syaikh Usamah sekitar tahun 1998; Tengah, foto rekayasa FBI 2010; Kanan Gaspar Llamazares

Menurut jurubicara FBI Ken Hoffman, “kesalahan” ini sebenarnya berasal dari seorang teknisi FBI yang bertindak atas inisiatifnya sendiri dengan mencari foto dari internet. Ia kemudian menemukan foto Gaspar Llamazares anggota partai sayap kiri Spanyol, dan kemudian menggunakan rambut dan dahi Gaspar untuk di edit menjadi foto Usamah bin Laden, karena merasa tidak puas dengan solusi rambut yang diberikan oleh program komputer FBI.

Hoffman mengatakan tindakan teknisi FBI itu bertentangan dengan prosedur resmi FBI.

Llamazares hari Sabtu mengatakan ia akan meminta penjelasan resmi dari pihak berwenang Amerika dan meminta perlindungan hak dari undang-undang yang ada untuk mengajukan gugatan terhadap pemerintah Amerika Serikat. (fadly/msbl/eramuslim/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...