Berita Dunia Islam Terdepan

Sang Pemberani Itu Teryata Syekh Abu Dujanah Al Khurosany

0 2

Ramai diberitakan bahwa 7 agen CIA  tewas bersama orang yang bakal direkrut menjadi kepanjangan tangan CIA tersebut. Orang tersebut ditengarai bernama Humam Khalil Abu Mulal Albalawi (36 tahun), yang merupakan seorang dokter. Siapa sangka, dia teryata Syekh Abu Dujanah Al Khurosany yang dikenal sebagai seorang penulis, dai yang aktif di situs-situs jihad. Berikut statemen resmi yang dikeluarkan oleh Tandzim Al Qaeda terkait aksi beraninya tersebut, yang dikeluarkan oleh Markaz Media Al Fajr.

 

Statemen Resmi Al-Qaeda Tentang Syahidnya Abu Dujanah Al-Khurosany

Bismillahirrohmanirrohim

Komando Umum

Tanzhim Al-Qaeda

Statemen Berkenaan dengan Serangan Abu Dujanah Al-Khurosany -semoga Allah menerimanya- Menembus Benteng Amerika

Di bawah naungan Imaroh Islam Afghanistan -semoga Allah selalu memberkati dan memuliakannya-dan dengan keberanian yang sedikit tandingannya, dengan keimanan, azam, dan keteguhan, dengan bertawakal kepada Allah ta’ala, rindu pertemuan dengan-Nya, dan cinta yang mendalam akan ridho-Nya, dan itsar yang menakjubkan dengan apa yang di sisi-Nya. Setelah penantian dengan sabar, setelah pertolongan, planning dan manajemen yang inovatif, dan infiltrasi ganda ke markas intelijen musuh, Yordania dan Amerika, dan perang adalah tipu daya. Seorang Mujahid ksatria dokter Abu Dujanah Al-Khurosany (Humam Kholil Muhammad Abu Milal), seorang penulis, da’i yang dikenal baik di situs-situs jihad internet. Seorang muhajir dan Mujahid yang berkorban dengan jiwa dan hartanya, telah mencapai titik puncak usahanya. Perlindungan dan kasih sayang Allah telah sempurna padanya. Dia maju ke depan dan tidak berpaling mundur, mencari kebahagiaan, pelaku amaliyah inghimasyiyah, operasi istisyhad, meledakkan sabuk peledaknya yang kreatif dan cerdik, yang tercover dari pandangan orang-orang yang tidak beriman dengan akherat, di tengah-tengah kumpulan intelijen Amerika dan Jordania, di Khost Afghanistan, malam kamis 14 Muharrom 1431 H bertepatan dengan 31 Desember 2009 M sebagai balasan bagi para syuhada’ sebagaimana yang ia tuliskan dalam wasiyatnya: sebagai balasan untuk komandan dan amir Baitullah Mehsud, untuk dua komandan Abu Sholih Ash-Shumaly dan Abdullah Sa’id Al-Liby beserta ikhwan-ikwan mereka rahimahumullah, semoga Allah merahmati mereka semua.

Semoga Allah ta’ala merahmatimu wahai Abu Dujanah Al-Khurosany dan mengangkat derajatmu di ‘Iliyyin. Demi Robb Ka’bah engkau telah menang wahai Abu laila, insyaallah. Engkau telah jujur dan benar. Engkau telah memberikan suri tauladan. Engkau buktikan perkataanmu dengan perbuatan. Engkau ikuti para penulis dan pembicara sebelummu. Semoga Allah membahagiakanmu. Kesabaranmu, jihadmu, luka-lukamu di jalan Allah, semuanya hanya karena Allah. Kholwatmu dan munajatmu hanya kepada Allah, dan pahalamu di sisi Allah. Allah lah pelindungmu dan di sisi Allah tempat perjumpaan di surga firdaus yang tinggi insyaallah wahai saudara tercinta.

Kami memohon kepada Allah ta’ala agar memberkati peninggalanmu dan memberkati keluargamu.

Dan sungguh ikhwan-ikhwanmu terus melaju di atas jalanmu. Pikiran mereka takkan pernah tenang dan mereka takkan pernah berhenti menyerang Amerika sampai mereka menghajar Amerika dengan amaliyah yang lebih besar dan lebih dahsyat dengan izin Allah ta’ala.. Bergembiralah dan berbanggalah umat islam dengan pahlawan semisal engkau.

Wallahu akbar wa lillahil hamd. Allah Maha Besar dan pujian bagi Allah.

Demikian statemen yang kami buat dan kisah perjalanannya akan disebarkan melalui media pada rilis yang sesuai dengan pertolongan Allah.

Sholawat dan salam kepada nabi kita Muhammad beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya dengan ihsan.

Komando Umum Tanzhim Al-Qaeda

Mushthofa Abul Yazid

Afghanistan, 16 Muharrom 1431 H – 2 Januari 2010 M

Markaz Media Al-Fajr

(M Fachry/Fajjir Islamic Media/Arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...