Berita Dunia Islam Terdepan

Jihad di Nigeria Telah Dimulai Atas Ijin Allah

0 1

Akhir-akhir ini, kalian sering mendengar sebuah kelompok dengan nama “Boko Haram” yang berada di Nigeria.  Dan beberapa laporan menyebutkan bahwa pemimpinnya telah tewas.  Tulisan ini kami ambil dari sumber terpercaya mengenai situasi sebenarnya tentang Boko Haram.

Amir Boko Haram yang telah syahid (Insha Allah) masih tergolong muda, baru berusia 40 tahun dengan empat orang istri dan 20 anak.  Ia telah hafal Al-Qur’an saat usianya masih belia dan terus mendalami ilmu agama tanpa henti.  Ia mempelajari ilmu agama dari ayahnya dan salah satu ulama ternama di desanya. 

Setelah beranjak dewasa, ia belajar di salah satu pesantren terkenal di Nigeria di bawah Syeikh Ja’far.  Namun beberapa waktu berada di sana, ia tidak setuju dengan pemahaman Al-wala wal Bara yang diajarkan di tempat tersebut dan ia mulai mencari ilmu Tauhid yang murni dan Al-Wala wal Bara yang benar.

Ia menghadapi banyak penyiksaan dari pihak pemerintah namun dirinya tidak pernah menyerah.  Ia keluar-masuk penjara berkali-kali, muridnya pun mengalami hal yang sama karena Dakwah yang dilakukannya. Salah satu yang ia perjuangkan adalah hijrah dari pendidikan yang berbasis ideologi barat yang ia sebut merusak aqidah ummat.

Sejak kebanyakan masyarakat telah dihinggapi perasaan cinta dunia dan takut mati (Hubud dunya) dan ijazah yang dikeluarkan oleh instansi pendidikan hanya mengokohkan hal tersebut, ia dan murid-muridnya bergerak untuk menyelamatkan masyarakat dan mengembalikannya ke jalan yang benar.  Tujuan dari kelompok yang ia dirikan adalah menegakkan syariat Islam seperti yang Allah inginkan di Nigeria.  Ia mendakwahkan hal ini setiap waktunya namun sedikit sekali yang mau mendengarkannya.  Ia tidak menyerah dan terus menyuarakan kebenaran, ia memulai dari kelompok kecil, memberikan halaqoh-halaqoh kepada mereka dan melakukan pembinaan kepada mereka (murid-muridnya-red).

Gerak yang dilakukannya membuat pemerintah marah dan membuat propaganda dengan mengatakan ajarannya sesat dan ia bukanlah seorang Muslim.  Apapun yang dikatakan pemerintah, dakwahnya tetap berlanjut dan ia terus melakukan gerakan bawah tanah.

Ia membuat sebuah video berdurasi kurang lebih 1 jam yang berisi surat terbuka untuk pemerintah dan mengancam mereka.  Video ini membuat seluruh muridnya dari seluruh bagian negeri hijrah dan berkumpul didekatnya di Maiduguri.

Sebuah peristiwa terjadi di salah satu negara bagian Nigeria.  Salah seorang Naqib (pemimpin wilayah) Boko Haram ditangkap dan anggota lainnya mengadakan aksi protes agar pihak kepolisian mau membebaskannya.  Di sini, polisi melakukan penembakan dan naqib tersebut syahid (insha Allah) bersama beberapa anggota lainnya.

Menurut sumber, dilaporkan bahwa amir Boko Haram menunda penyerangan karena saat itu merupakan bulan suci dan ia ingin melakukan persiapan dengan matang, namun ia mendapat serangan terlebih dahulu dari tentara pemerintah yang menyerbu markasnya.

Dari sinilah dimulai pertempuran antara tentara pemerintah Nigeria dengan Boko Haram.  Sejumlah besar tentara lengkap dengan tank baja di sebar di beberapa bagian negeri.  Mujahid Boko Haram berhasil menghancurkan salah satu tank musuh dan membunuh banyak tentara (sekitar dua puluhan) dalam pertempuran.

Serangan terbaru menyerang amir Bomo Haram dan asistennya.  Asistennya syahid (insha Allah) dengan cara keji.  Sang amir menarik mundur pasukannya karena saat itu, ia melihat pertempuran telah memakan korban dari kalangan sipil.  Namun di dalam kelompoknya ternyata ada penghianat (mata-mata pemerintah) yang menyebabkannya tertangkap dan syahid (insha Allah) dalam pertempuran tersebut.  Semoga Allah mengampuni segala dosanya dan menerima amalannya.

Para petinggi Boko Haram lainnya masih banyak yang selamat dan mereka berjanji akan melanjutkan jihad.  Kini, pemerintah murtad telah menyebarkan maklumat bahwa seluruh orang yang memiliki pemahaman seperti Boko Haram akan ditangkap dan dieksekusi. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...