Berita Dunia Islam Terdepan

Konfirmasi Jamaat Shariat Mengenai Aktivitas Mujahidin di Makhachkala

0 0

MAKHACHKALA (Arrahmah.com) – Jamaat Shariat melalui website-nya telah mengirimkan pernyataan yang berisi konfirmasi mengenai korban dari pihak Mujahidin. Angkatan perang Rusia menewaskan lima orang mujahid dan menahan empat orang lainnya (tiga orang laki-laki dan seorang perempuan) di tempat terpisah, tetapi semua itu sepertinya berkaitan dengan serangan pada 21 Februari 2009 di Makhachkala.

Mujahidin terkait dengan beberapa kelompok operasi khusus, yang memasuki kota untuk melaksanakan tugasnya, berjuang melawan pertempuran dengan angkatan perang kafir yang jumlahnya lebih banyak di Shamilkala (dulu Makhachkala) selama dua hari dan malam. Dengan ridha Allah, lima orang saudara laki-laki kami syahid (insyaAllah). Menurut laporan saksi mata, tidak kurang dari sepuluh angkatan perang kafir berhasil disingkirkan.

Mujahidin Dagestan bersumpah melanjutkan perjuangan melawan orang-orang kafir dan murtad sampai bendera hitam “Laa ilaaha illa Allaah” akan mengibar di dewan negara.

Pernyataan tersebut berisi ancaman khusus melawan orang murtad yang telah membuat membuat kasus palsu mengenai perempuan Muslim:

Kami mengenal kalian, kami mengetahui perbuatan kalian yang tidak jantan yang memalukan. Kalian ada dalam daftar kami paling atas [untuk disingkirkan]. Kalian tidak akan bisa tidur dengan tenang sampai ada sedikitnya satu Mujahid di negeri Dagestan.



Pernyataan tersebut juga mengatakan bahwa perekrutan kaum muda akan disebarkan tahun ini:

Segala puji bagi Allah, pemuda yang bergabung dalam Jihad. Kelompok-kelompok baru Mujahidin sedang berlatih di gunung-gunung dan hutan-hutan, mereka sedang belajar ilmu militer dan Islam. Carangan pemuda Muslim, yang sudah menunggu untuk berjuang di jalan Allah, akan disebarkan seiring datangnya musim semi.

Pernyataan itu pun menyeru kaum Muslimin untuk menyiapkan diri untuk berjihad:

Kami menyeru saudara-saudara yang mau mergabung dengan karavan Jihad, mempersiapkan operasi penyerangan berskala besar, dan mengokang senjata pada saat diperlukan atas perintah dari Amir.

Pelajari ilmu militer, belajarlah menembak, kendalikan badan dan pikiranmu, bacalah al-Quran lebih banyak dan bekerja keraslah karena takut kepada Allah.

Baca artikel lainnya...