CIA Gunakan Pesawat Predator Untuk Habisi Mujahidin Taliban

33

Support Us

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Pemerintah Gedung Putih memutuskan akan mendukung operasi penumpasan mujahidin Taliban dan Al Qaeda melalui jarak jauh.

 

Hal ini dilakukan setelah sejumlah komplain dari pemerintah Pakistan terhadap maraknya serangan-serangan udara  yang dilancarkan CIA di daerah pegunungan di Pakistan.

Menurut para pejabat AS dan Pakistan, serangan itu dilancarkan dengan menggunakan pesawat tanpa pilot Predator dan serangan-serangan itu telah meningkat frekwensinya secara tajam dalam 3 bulan terakhir.

Berita Terkait

Minggu lalu, sedikitnya 18 serangan udara telah dilancarkan  dari pesawat  tempur “Predator” milik CIA sejak Agustus 2008. Sasaran serangan kebanyakan diarahkan ke kawasan pesukuan. Padahal selama 7 bulan terakhir,  hanya terjadi 5 serangan udara .

Namun seorang pejabat di Gedung Putih mengatakan bahwa mengandalkan airstrikes, AS tidak akan dapat melemahkan kekuatan Al Qaeda di daerah kesukuan secara permanen. Dia menginginkan perlunya mengirimkan pasukan Operasi Khusus ke Pakistan untuk menangkap para pemimpin operasi dan menanyai mereka tentang pemimpin Al Qaeda.

Namun langkah CIA itu ditanggapi skeptis oleh para pejabat di Gedung putih.

Harian New York Times juga mengatakan, sebagai bagian dari peningkatan serangan terhadap Taliban, CIA juga telah memperbesar daftar target di Pakistan  yang telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah Pakistan untuk dilancarkan operasi khusus di daerah perbatasan.

Namun juru bicara Gedung Putih dan CIA menolak  berkomentar lebih jauh perihal hal tersebut.[Hanin Mazaya/Arrahmah.com]

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Berita Arrahmah Lainnya

Militer Turki bersiap untuk mundur dari daerah strategis di Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) - Pada Selasa pagi (24/11/2020), sejumlah besar kendaraan memasuki area pos pengamatan Turki, yang dikepung oleh pasukan rezim Asad di area Rashideen 5 Aleppo. Menurut laporan dari provinsi Aleppo pada Selasa,…

Lima napi tewas setelah pelarian diri massal dari penjara Libanon

BEIRUT (Arrahmah.com) - Pihak berwenang di Libanon telah melancarkan operasi pengejaran setelah hampir 70 narapidana melarikan diri dari penjara setelah mendobrak pintu sel mereka dan menyerang penjaga penjara. Pembobolan penjara massal…

Australia harus miliki sendiri laporan kejahatan pasukannya di Afghanistan

MELBOURNE (Arrahmah.com) - Pejabat tinggi militer Australia pada Minggu (22/11/2020) bahwa departemen pertahanan harus memiliki laporan terbaru mengenai pasukannya yang melakukan kejahatan di Afghanistan dan bersumpah untuk melakukan…

Lima Orang Jamaah Masjid Dibunuh dan Puluhan Diculik di Nigeria

ABUJA (Arrahmah.com) – Serangan yang dilakukan sekelompok orang bersenjata terjadi di sebuah masjid di barat laut Nigeria. Serangan itu menjatuhkan banyak korban, lima jamaah meninggal dunia sementara 40 orang lainnya diculik. Serangan…

Sudan akan menggali kuburan massal untuk mengidentifikasi jenazah

KHARTUM (Arrahmah.com) - Komite yang dibentuk di Sudan untuk menyelidiki orang hilang telah memutuskan penggalian kuburan massal untuk mengidentifikasi mayat dan menentukan penyebab kematian. Otopsi baru juga akan dilakukan. Menurut Kantor…

Prancis Ngamuk Setelah Pakistan Tuduh Macron Sama Seperti Nazi

PARIS (Arrahmah.com) – Prancis menuntut Pakistan menarik komentar Menteri Federal untuk HAM Shireen Mazari yang menyamakan Presiden Emmanuel Macron dengan Nazi. Melalui Twitter, Mazari menyebut Macron memperlakukan Muslim di Prancis…

Berdalih dihujani roket Palestina, Zionis lancarkan serangan udara di Gaza

TEL AVIV (Arrahmah.com) - "Israel" telah melancarkan serangan udara di Jalur Gaza sebagai balasan atas roket yang ditembakkan dari Palestina ke dalam wilayahnya, militer Zionis mengklaim pada Minggu (22/11/2020). Tidak dilaporkan adanya…

Pejuang oposisi gagalkan serangan YPG di Ras Al-Ain

RAS AL-AIN (Arrahmah.com) - Bentrokan baru meletus antara pejuang oposisi Suriah dan milisi Kurdi YPG di dekat wilayah Ras Al-Ain yang dikuasai Turki di Suriah utara, kata aktivis setempat, Jumat (20/11/2020). Pejuang Tentara Nasional…

Amnesti Kecam Pelabelan AS Atas Gerakan Boikot Israel Sebagai 'Anti-Semit'

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Amnesti Internasional telah mengecam pelabelan yang dilakukan Washington atas gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) yang menyebutnya sebagai antisemit. Amnesti menyebut langkah Washington tersebut…

Terkait Acara Habib Rizieq, Wagub DKI Diperiksa 8 Jam dengan 46 Pertanyaan

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku dicecar 46 pertanyaan oleh penyidik polisi terkait kerumunan di kediaman pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab, kawasan Petamburan, Jakarta…

Putin: Nagorno-Karabakh tak terpisahkan dari Azerbaijan

MOSKOW (Arrahmah.com) - Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengakui bahwa wilayah Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai milik Azerbaijan, dua pekan setelah Armenia menyerahkan wilayah tersebut setelah kekalahannya dari…

DKI Kaji Rencana Pembelajaran Tatap Muka Awal 2021

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tengah mengkaji rencana pembukaan pembelajaran tatap muka pada awal tahun 2021. "Bidang pendidikan memang belum dibuka tapi sedang dalam proses kajian," kata Riza usai…

Iklan