2 Diblok, Puluhan Situs Al Qaida Lainnya Masih Berkibar

52

Support Us

DUBAI (Arrahmah.com) – Dua situs internet yang sering digunakan Mujahidin al-Qaidah dan kelompok-kelompok afiliasinya untuk menyebarkan seruan dan pesan-pesan jihad, sudah enam minggu ini diblok. Namun demikian puluhan situs lainnya masih berkibar.

Situs takva, kavkaz, dan theunjustmedia adalah diantara yang masih berkibar menjadi jembatan informasi antara mujahidin dan kaum muslimin umumnya.

Bulan Agustus-September merupakan bulan yang berbahaya bagi situs-situs Jihad. Pada bulan yang sama setahun yang lalu situs firdaws juga sempat lenyap dimakan hacker pro salibis. Namun beberapa waktu kemudian berhasil dikibarkan kembali dengan domain yang lebih banyak.

Situs Alhesbah.net sama sekali tidak bisa digunakan, sedangkan di situs yang satunya lagi, Al-Ekhlass.net hanya terlihat pesan yang merujuk pembacanya ke situs Joker.com. Kedua situs ini sudah tidak bisa diakses sejak peringatan tujuh tahun serangan 11 September di AS, kemarin. Sedangkan situs tawbah sempat terhapus dengan pesan domainnya telah habis. Padahal menurut sebuah sumber domain tawbah telah dibeli selama 5 tahun kedepan. Saat ini situs berbahasa melayu itu mangalami masalah serius di database nya, hal ini seperti tertulis di halaman depan situs tersebut.

Berita Terkait

Situs Al-Ekhlass.net sejak lama digunakan oleh pimpinan al-Qaida, Usamah bin Ladin dan deputinya Ayman al-Zawahiri serta para pejuang di Irak, Afghanistan dan Somalia, untuk menyampaikan pesan-pesan jihadnya.

Belum diketahui siapa yang telah memblok dua situs yang kerap digunakan al-Qaida. Namun dari pemberitaan media-media menyebutkan, diduga pemblokadean itu dilakukan oleh Syiah yang memang telah dikenal berada di pihak Salibis-Zionis dalam perang salib ini. “Perang” lewat internet antara pakar IT dari Mujahidin dan Syiah pro salib targetnya bukan hanya situs-situs jihad. Pada 10 Oktober kemarin, stasiun televisi al-Arabiya yang berbasis di Dubai juga mengumumkan bahwa situs mereka diserang para hacker “ekstrimis”.

“Jika serangan terhadap situs-situs Syiah terus berlanjut, tak satu pun situs-situs Anda yang bakal aman,” demikian pesan yang muncul di situs al-Arabiya, yang ditulis dalam bahasa Inggris dan Arab. Setelah diperbaiki, situs al-Arabiya normal kembali. Sebelumnya, pada bulan September, kantor berita Fars memberitakan tentang belasan situs Syiah milik lembaga-lembaga keagamaan di kota Qom, Iran yang diduga diserang para hacker dari kalangan Mujahidin.

“Kelompok hacker ‘XP’ milik kalangan Wahabi menyerang 300 situs Syiah, termasuk situs ‘al-Beit’ situs Syiah terbesar di dunia,” demikian laporan Fars menyebut situs yang dikelola oleh Ayatullah Ali al-Sistani.

Sementara pihak Barat juga sudah sejak lama khawatir tentang makin maraknya situs-situs Islam. Situs-situs ini dituding menyebarkan dakwah bahkan petunjuk manual pelatihan untuk melakukan serangan atas kepentingan salibis. (Hanin Mazaya/infojihad)

 

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Berita Arrahmah Lainnya

Jerman Waspadai Penyebaran Islam

BERLIN (Arrahmah.com) – Organisasi bantuan Islamic Relief Deutschland (IRD) di Jerman saat ini sedang tersudut. Pernyataan sebagian anggota dewan eksekutif yang berempati kepada Ikhwanul Muslimin memaksa IRD melakukan pembersihan di jajaran…

Media "Israel": Netanyahu temui MBS

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu diam-diam terbang ke Arab Saudi pada hari Minggu (22/11/2020) untuk bertemu Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, kata…

ISIS serang Baghdad, 6 pasukan keamanan Irak tewas

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Enam personel keamanan Irak dan tiga warga sipil tewas dalam penyergapan pada Sabtu (21/11/2020) yang dilakukan oleh kelompok ISIS di utara Baghdad, kata polisi dan seorang pejabat setempat. Sumber polisi…

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

Putin: Nagorno-Karabakh tak terpisahkan dari Azerbaijan

MOSKOW (Arrahmah.com) - Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengakui bahwa wilayah Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai milik Azerbaijan, dua pekan setelah Armenia menyerahkan wilayah tersebut setelah kekalahannya dari…

Aramco pastikan pelanggannya tak terpengaruh oleh serangan Houtsi

RIYADH (Arrahmah.com) - Raksasa minyak Saudi Aramco mengatakan pelanggan tidak terpengaruh oleh serangan Houtsi Yaman di pabrik distribusi produk minyak bumi di kota Jeddah, Laut Merah, Arab Saudi. Salah satu tank fasilitas dihantam…

Saudi bantah pertemuan MBS dengan Netanyahu

RIYADH (Arrahmah.com) - Saudi membantah laporan bahwa Putra Mahkota Muhammad Bin Salman bertemu dengan Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu di kerajaan. Radio Israel Army mengklaim Netanyahu melakukan perjalanan rahasia ke Arab…

Houtsi serang Aramco di Jeddah

JEDDAH (Arrahmah.com) - Militer Yaman yang didukung Houtsi mengumumkan telah menargetkan stasiun distribusi Aramco di kota pelabuhan Saudi di Jeddah menggunakan rudal presisi tinggi bersayap Quds-2. Juru bicara militer Brigadir Jenderal…

Tentara 'Israel' luncurkan latihan militer skala besar di dekat Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Tentara pendudukan "Israel" melancarkan latihan militer skala besar di dekat Jalur Gaza yang diduduki, yang telah dikepung ketat oleh "Israel" selama 14 tahun, media lokal melaporkan. Menurut situs berita "Israel"…

Aparat Gabungan Dikerahkan Copot Spanduk HRS di Jateng

SEMARANG (Arrahmah.com) - Aparat gabungan dikerahkan untuk menyisir baliho bergambar Habib Rizieq di seluruh wilayah Jawa Tengah. "Pencopotanya tidak hanya di daerah Solo, tetapi di seluruh jajaran Polda Jateng. Spanduk yang dicopot…

"Democrazy Will Die" Ramalan atau Kenyataan?

Oleh : Asy Syifa Ummu Sidiq (Arrahmah.com) - "How Democracies Die" sebuah buku karya penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt kini menjadi viral. Bukan karena penulisnya terkenal di negeri ini, tapi karena dibaca dan diposting oleh Pak…

Netanyahu desak agar AS tak kembali ke kesepakatan nuklir Iran

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu, dalam pesan kepada Presiden terpilih AS Joe Biden, mengatakan pada hari Minggu (22/11/2020) seharusnya tidak ada kembali ke kesepakatan nuklir Iran 2015 yang…

Iklan