Berita Dunia Islam Terdepan

Pemerintah Mesir Larang Ikhwanul Muslimin Menggelar Buka Puasa Bersama di Bulan Ramadhan

0 1

Aparat keamanan Mesir melarang Jamaah Ikhwanul Muslimin (IM) Mesir, kelompok oposisi Islam terbesar di Mesir, melaksanakan kegiatan buka bersama di bulan Ramadhan tahun ini. Hal ini disampaikan oleh salah satu tokoh pimpinan IM Mesir, Insiyur Ali Abdul Fattah pada Kamis (28/8) seperti dikutip Harian Mesir Al Masry Al Youm.

Ali Abdul Fattah mengatakan pihak keamanan negara Mesir menolak memberi ijin bagi penyelenggaraan kegiatan tahunan Buka Bersama yang biasa diadakan oleh IM pada bulan Ramadhan.

“Pelarangan ini sangat memukul IM, karena Buka Bersama Ikhwanul Muslimin merupakan satu-satunya kegiatan yang secara  resmi diijinkan oleh pemerintah Mesir,” katanya.

Menurut Insiyur Ali Abdul Fattah,  panitia telah mengajukan pemesanan beberapa hotel di Kairo untuk kegiatan tersebut, namun seluruh hotel di Mesir menolaknya karena tidak ada ijin dari pihak keamanan Mesir. Menurut Ali Abdul Fattah, manajemen Hotel selalu meminta ijin tertulis dari Keamanan Negara Mesir sebagai syarat pemesanan hotel.

Pelarangan ini, menurutnya, menunjukan sikap aparat keamanan Mesir menghadapi IM masih belum berubah. Aparat keamanan Mesir masih berupaya menghilangkan eksistensi Ikhwanul Muslimin dalam kehidupan masyarakat Mesir, padahal keberadaan IM  telah mengakar dalam masyarakat.

Selain melarang penyelenggaraan kegiatan Buka Bersama, menurut Ali Abdul Fattah, Aparat Keamanan Mesir juga mencekal seluruh pimpinan Ikhwanul Muslimin untuk bepergian ke luar negeri, termasuk melarang mereka melaksanakan ibadah umroh  dan haji.

 “Seluruh pimpinan Ikhwanul Muslimin Mesir yang tinggal di dalam negeri telah dimasukan oleh pihak Imigrasi dalam daftar cekal sehingga tidak dapat melaksanakan ibadah haji dan umroh,” kata Ali Abdul Fattah. Ironisnya, para koruptor dan pembobol Bank malah diijinkan menunaikan ibadah umroh, lanjutnya.

Tahun lalu, Aparat keamanan Mesir juga melarang penyelenggaraan buka puasa bersama oleh IM Mesir. Kegiatan itu dihadiri oleh seluruh tokoh dan pimpinan IM serta tokoh-tokoh masyarakat dan kelompok-kelompok oposisi. [Hanin Mazaya/SI]

Baca artikel lainnya...