Berita Dunia Islam Terdepan

Bela Siswi Muslimah, CAIR Dituding Ingin Terapkan Syariah Islam di AS

0 4

Pembelaan terhadap siswi Muslimah yang menolak mengenakan celana pendek saat mata pelajaran senam ditanggapi sebagai upaya untuk mengubah aturan-aturan di AS dengan aturan syariah Islam.

Tudingan itu dilontarkan oleh Direktur Middle East Forum, Daniel Pipes yang kerap mengkritik Council on American-Islamic Relations (CAIR), organisasi Muslim terbesar di AS yang memberikan advokasi bagi warga Muslim.

Pipes pada Cybercast News Service mengatakan, masalah celana pendek sebagai seragam olahraga adalah bagian dari ‘kampanye’ CAIR untuk mengubah aturan-aturan yang berlaku di AS.

“Ini merupakan kampanye untuk membiasakan sekolah-sekolah umum di AS dengan norma-norma Islam dan merupakan bagian integral dari upaya untuk membiasakan negara ini dengan syariah atau hukum Islam,” ujar Pipes.

“Kesuksesan mereka (CAIR) dalam mengubah aturan olah raga di sekolah menengah Lake Braddock, ditambah dengan keberhasilan mereka memberikan ‘pelatihan tentang perbedaan’ pada staff sekolah, telah membuat CAIR lebih berani dan ingin ‘meninjau kembali kebijakan-kebijakan’ di sekolah-sekolah menengah dalam upaya mengikat mereka pada hukum Islam,” papar Pipes.

Sejauh ini, belum ada respon dari CAIR atas tudingan Pipes itu. Semuanya berawal saat CAIR membantu seorang siswi Muslimah kelas 9 di sekolah menengah Lake Braddock di Burke, Virginia yang diancam tidak akan diluluskan dalam mata pelajaran senam, jika menolak mengenakan celana pendek saat latihan senam berlangsung.

Pernyataan resmi yang dikeluarkan CAIR menyebutkan,”Keluarga siswi itu menghubungi CAIR wilayah Maryland dan Virginia untuk meminta bantuan memecahkan persoalan ini. Setelah beberapa kali mengadakan pertemuan, siswi tersebut dipindahkan ke kelas senam yang berbeda dan akan diizinkan untuk mengenakan seragam senam yang sesuai dengan aturan agamanya.”

Masih menurut pernyataan CAIR, sebelumnya, guru siswi tersebut mengatakan bahwa “undang-undang mengharuskan para siswa mengenakan celana pendek.” Namun CAIR berhasil meyakinkan pihak sekolah bahwa siswi Muslimah seharusnya diberikan pengecualian dan dibolehkan mengenakan seragam yang tidak bertentangan dengan ajaran agamanya.

Menyusul kasus ini, CAIR menyatakan akan memberikan pelatihan bagi staf sekolah Lake Braddock guna memberikan pemahaman tentang Islam. CAIR juga akan berkunjung ke sekolah-sekolah menengah lokal untuk meninjau kebijakan-kebijakan terkait dengan akomodasi yang diberikan sekolah pada siswa-siswi Muslim selama bulan Ramadhan, menyambut Idul Fitri dan sepanjang tahun ajaran secara keseluruhan. (ln/crosswalk/arabworldnews)

eramuslim.com

Baca artikel lainnya...