16 Ramadhan: Wafatnya Sejarawan Islam, al-Maqrizi

258

Support Us

(Arrahmah.com) – Pada tanggal 16 Ramadhan 845 H, wafat sejarawan besar Islam, al-Maqrizi. Beliau adalah Taqiyuddin Ahmad bin Ali bin Abdul Qadir al-Ba’li. Keluarganya berasal dari daerah Ba’labak, Libanon. Tapi ia dilahirkan di Kairo, Mesir.

Meskipun namanya Ahmad bin Ali, tapi ia lebih dikenal dengan nama al-Maqrizi. Nisbat kepada sebuah kampung yang bernama al-Maqarizah. Sebuah kampung dari kampung-kampung yang ada di Ba’labak. Ayahnya hidup di Kairo. Ia menyandang beberapa jabatan. Di antaranya menjabat sebagai hakim dan dewan hisbah.

Kemudian mereka pindah ke Damaskus pada tahun 811 H. Dan tinggal di sana selama 10 tahun. Al-Maqrizi mengisi hari-harinya di Damaskus dengan belajar dan bekerja di Departemen Wakaf. Setelah genap 10 tahun, ia kembali ke Kairo. Di sanalah ia memulai menulis sejarah. Pada tahun 834 H, ia berhaji bersama keluarganya. Dan tinggal beberapa saat di Hijaz. Melalui jamaah haji, ia mendapat informasi tentang sebagian negeri Arab. Setelah itu, ia kembali lagi ke Mesir pada tahun 839 H hingga wafatnya pada usia 79 tahun.

Karya-Karyanya

Al-Maqrizi banyak menulis tentang Geografi dan Sejarah. Karyanya dalam Geografi adalah sebuah buku yang diberi judul al-Mawa’izh wa al-I’tibar fi Dzikri al-Khattath wa al-Atsar. Buku inilah yang awal mula melambungkan namanya. Dalam buku tersebut ia bercerita tentang Mesir. Peninggalan-peninggalan kunonya. Dan para pendiri Mesir.

Dalam bidang sejarah, ia punya karya:

Pertama: As-Suluk li Ma’rifati Duwal al-Muluk. Ini adalah buku sejarah Mesir dari tahun 577 H hingga 844 H.

Kedua: Durar al-‘Uqud al-Faridah fi Tarajim al-A’yan al-Mufidah. Buku ini memuat biografi para tokoh.

Ketiga: It’azh al-Hunafa bi Akhbari al-Aimmah al-Khulafa. Yang merupakan sejarah Daulah Fatimiyah.

Keempat: Durar al-Mudhi-ah. Buku sejarah Islam yang mengisahkan kejadian mulai dari tragedi pembunuhan Utsman hingga masa al-Mu’tashim, khalifah terakhir Daulah Abbasiyah.

Kelima: Imta’ al-Asma’ bima li ar-Rasul min al-Anba’ wa al-Ahwal wa al-Hafadah wa al-Mata’.

Keenam: Nabadzah al-‘Uqud fi Umuri an-Nuqud. Buku ini adalah kajian sejarah uang bangsa Arab. Dan lain-lain.

Karya-karya beliau dicetak di negeri-negeri barat. Dipelajari dan dikaji di universitas-universitas mereka. Kemudian mereka memberikan kesimpulan sendiri dari apa yang sudah terbaca. Atau memang sebagiannya digunakan untuk menghambat tumbuh dan bangkitnya peradaban Islam sendiri.

Oleh Nurfitri Hadi (@nfhadi07)

(fath/kisahmuslim/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Mesir: Qatar rusak pembicaraan damai melalui dukungan untuk pemerintah Libya

KAIRO (Arrahmah.com) - Qatar merusak pembicaraan damai melalui dukungannya untuk Pemerintah Nasional Libya (GNA) yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa, kata para pejabat Mesir, yang dilansir Al-Monitor. Oktober lalu, Qatar…

Pejabat Zionis: Dunia harus berterima kasih pada "Israel" atas pembunuhan Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Seorang pejabat "Israel" yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada New York Times pada hari Sabtu (28/11/2020) bahwa dunia harus berterima kasih kepada negaranya atas pembunuhan sosok yang diduga dalang…

AS tawarkan $10 juta untuk informasi pemimpin HTS

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah untuk informasi tentang pemimpin kelompok perlawanan Suriah HTS (24/11/2020). Sebagaimana diposting di akun Twitter mereka, Departemen Kehakiman…

Munarman: FPI Tidak Bisa Dikapitalisasi Kepentingan Politik

JAKARTA (Arrahmah.com) - Sekretaris Umum FPI Munarman mengatakan banyak pihak yang mencoba memanfaatkan Front Pembela Islam (FPI) untuk kepentingan politik, tetapi tidak berhasil. Hal tersebut diungkapkan Munarman dalam tayangan YouTube…

Iran tuduh "Israel" sebagai dalang pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - "Israel" membunuh seorang ilmuwan nuklir Iran dengan menggunakan teknologi yang dikendalikan dari jarak jauh, seorang pejabat keamanan senior Iran menuduh pada Senin (30/11/2020). "Sayangnya, operasi itu sangat…

Tiga kota di Mali dihantam ledakan rudal

BAMAKO (Arrahmah.com) - Kota Kidal, Gao, dan Menaka di Mali utara dilanda serangan serentak pada hari Senin (30/11/2020) terhadap kamp-kamp militer yang menampung pasukan internasional, menurut penduduk dan seorang pejabat PBB. Penduduk…

Agen CIA tewas dalam operasi memerangi Mujahidin di Somalia

SOMALIA (Arrahmah.com) – Seorang agen Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) dilaporkan meninggal dalam sebuah operasi mata-mata di Somalia pada akhir pekan lalu. Menurut New York Times, Rabu (25/11/2020), agen CIA itu dilaporkan…

Turki jatuhi hukuman penjara seumur hidup terhadap pelaku kudeta 2016

ANKARA (Arrahmah.com) - Pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap 337 mantan pilot dan tersangka lainnya atas rencana untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam upaya kudeta yang gagal empat tahun lalu,…

DK PBB mungkin tak campur tangan soal pembunuhan Fakrizadeh

NEW YORK (Arrahmah.com) - Beberapa jam setelah terbunuhnya ilmuwan nuklir Iran, Teheran meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk aksi dan mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Namun…

Maaher Ditangkap Bareskrim di Bogor

BOGOR (Arrahmah.com) - Maheer At-Thuwailibi alias Soni Eranata ditangkap Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri terkait kasus ujaran kebencian di media sosial Twitter @ustadzmaaher_. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan…

MERC Sayangkan Sikap Walikota Bogor Intervensi RS yang Tangani Habib Rizieq

BOGOR (Arrahmah.com) -  MER-C menyayangkan sikap Walikota Bogor Bima Arya yang melakukan intervensi terhadap pihak rumah sakit yang menangani Habib Rizieq Shihab. Ketua Presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad dalam keterangannya, Sabtu…

Din Syamsuddin dan Tokoh dari 212 Terdepak dari Kepengurusan MUI

JAKARTA (Arrahmah.com) - Din Syamsuddin tidak termasuk dalam kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 beserta dengan sejumlah tokoh yang kerap berafiliasi dengan aksi 212 seperti Bachtiar Nasir. Yusuf Martak, dan…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah