(Arrahmah.com) – Allah Ta’ala tidak pernah memerintahkan Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa salam untuk meminta tambahan nikmat duniawi selain nikmat ilmu. Allah Ta’ala berfirman:

{وَقُلْ رَبِّي زِدْنِي عِلْمًا}

“Dan katakanlah: Wahai Rabbku, tambahkanlah untukku ilmu!” (QS. Thaha [20]: 114)

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwasanya ia mendengar Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa salam berdoa:

«اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي، وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي، وَارْزُقْنِي عِلْمًا تَنْفَعُنِي بِهِ»

Ya Allah, berilah aku manfaat dari ilmu yang telah Engkau ajarkan kepadaku, ajarkanlah kepadaku ilmu yang bermanfaat bagiku dan tambahkanlah untukku ilmu yang bermanfaat bagiku.” (HR. An-Nasai dalam As-Sunan al-Kubra no. 7819 dan Al-Hakim no. 1879)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa salam berdoa:

اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي، وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي، وَزِدْنِي عِلْمًا، الحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ، وَأَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ حَالِ أَهْلِ النَّارِ.

Ya Allah, berilah aku manfaat dari ilmu yang telah Engkau ajarkan kepadaku, ajarkanlah kepadaku ilmu yang bermanfaat bagiku dan tambahkanlah untukku ilmu. Segala puji bagi Allah atas setiap keadaan dan aku berlindung kepada Allah dari keadaan penduduk neraka.” (HR. At-Tirmidzi no. 3599)

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam jika bangun tidur pada waktu malam, beliau membaca doa:

«لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ، اللهُمَّ إِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ لِذَنْبِي، وَأَسْأَلُكَ رَحْمَتَكَ، اللهُمَّ زِدْنِي عِلْمًا، وَلَا تُزِغْ قَلْبِي بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنِي، وَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ»

“Tiada Ilah (Tuhan yang berhak diibadahi) selain Engkau, Maha Suci Engkau, Ya Allah aku meminta ampunan-Mu atas dosaku dan aku memohon kepada-Mu rahmat-Mu. Ya Allah, tambahkanlah ilmuku, janganah Engkau menyesatkan hatiku setelah Engkau memberiku petunjuk dan karuniakanlah kepadaku dari sisi-Mu rahmat, sesungguhnya Engkau Maha Memberi karunia.” (HR. An-Nasai dalam As-Sunan al-Kubra no. 10635 dan Al-Hakim no. 1981)

(muhibalmajdi/arrahmah.com)

Topik: , , , ,