DAMASKUS (Arrahmah.com) – Video dan foto yang menunjukkan 47 jenazah Muslimah dan anak-anak telah disebarkan di internet, lapor surat kabar La Repubblica.

47 jenazah tersebut merupakan korban teror dari kelompok militan Alawite geng Assad yang terbaring di lantai sebuah ruangan.  Sebagian dari mereka ditembak dengan darah dingin dan yang lainnya dengan kejam dilecehkan terlebih dahulu.  Namun tidak ada jejak darah.

Jenazah-jenazah ini telah dikumpulkan diantara reruntuhan pemukiman Karm al-Zaitoun dan al-Adwiya di Homs.  Pihak oposisi mendistribusikan video ini di Youtube sebagai bukti terakhir dari kekejaman tidak manusiawi orang-orang musyrik Suriah.

Di antara korban adalah 20 perempuan, 25 anak dan hanya dua orang lelaki dewasa.  Seperti dikatakan pihak oposisi, orang-orang bersenjata Alawite tiba di kota untuk menyelesaikan pembantaian yang dimulai oleh tank-tank tentara rezim.

Mereka datang untuk membunuh, melukai, mengintimidasi dan membuat Muslim meninggalkan Karm al-Zeitoun.  La Repubblica mengatakan bahwa pembantaian itu diatur secara tepat dengan alasan agama.  Semua korban adalah Muslim dan para algojo adalah geng bersenjata dari sekte Syiah, Alawite. (haninmazaya/arrahmah.com)