JAKARTA (Arrahmah.com) – Ketua bidang Nahi Munkar DPP FPI Munarman mengatakan kelompok masyarakat yang melakukan penghadangan terhadap rombongan Habib Riziq dalam rangka dakwah Islamiyah di Kalimantan Tengah merupakan kafir harbi.

“Mereka yang menghalangi dakwah adalah kafir harbi, halal darahnya,” lontar Munarman saat dihubungi oleh arrahmah.com.

Lebih dari itu, Munarman menuntut pertanggungjawaban Gubernur Kalimantan Tengah yang ditengarai berada di belakang aksi tersebut.

“Teras Narang harus bertanggungjawab, sebab yang melakukan penghadangan orang-orangnya dia,” bebernya.

Dia berpendapat, Gubernur Kalimantan Tengah yang memimpin aksi tersebut.

“Teras Narang pemimpin kafir harbinya,” tandas Munarman.

Seperti diketahui, setelah  melakukan unjuk rasa di luar Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, ratusan gerombolan kafir pimpinan Yansen Binti yang merupakan operator gubenur Kal-Teng Teras Narang, Sabtu (11/2/2012) menyerbu ke apron bandara tersebut.

Mereka menyerbu setelah sebuah pesawat yang diduga berpenumpang Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq, mendarat di bandara terbesar di Kalteng itu. Ratusan gerombolan kafir pimpinan Yansen Binti Kalteng ini, sebelum pesawat Sriwijaya Air landing pun sudah tidak sabar menolak pemimpin FPI tersebut, dari Palangkaraya.

Aparat kepolisian yang datang untuk mengamankan pun kalah banyak dengan massa yang mengadang pemimpin FPI tersebut. Sempat terjadi negosiasi antara aparat kepolisian dan koordinator massa gerombolan kafir pimpinan Yansen Binti, sehingga akhirnya rombongan FPI pusat pun batal turun dari pesawat. (bilal/arrahmah.com)