Ja’far Umar Thalib, mantan panglima Laskar Jihad kembali membuat kontroversi. Diwawancarai oleh Metro TV, ulama yang dekat dengan penguasa tersebut mengatakan bahwa khawarij itu sama dengan teroris. Menurutnya, seseorang yang tidak melaksanakan hukum-hukum Allah Swt, hanya kufur perbuatannya dan orangnya belum bisa dikafirkan. Siapakah sebenarnya khawarij?

Siapakah Khawarij ? Ulamaa’ telah menjelaskan bahwa mereka adalah salah satu yang memberontak melawan Imam yang benar (Al-Imam Al Haq), dan mereka secara terbuka tidak taat kepadanya, dan mereka bersekongkol melawannya – maka dimanakah Imam yang benar saat ini, yang bisa (paling berhak) memberikan label kepada seseorang yang memberontak melawannya sebagai seorang ‘Khawarij’ ?

Dimanakah ‘Ali bin Abi Thalib hari ini?!

Dan jika kita Khawarij, maka siapakah kamu (wahai para rezim dan wahai Ulama yang loyal kepada mereka)?! Apakah kalian ‘Ali dan Shahabat-shahabatnya?!

Dan apakah ‘Ali r.a. mengambil hukum kekuasaannya dari Legislasi (undang-undang) orang Persia dan orang-orang Roma ?!

Apakah dia memerintah berdasarkan pada “Sosialisme” dan “demokrasi”? Atau dia adalah seorang penyeru “nasionalisme” dan “kedamaian sosial” ?

Atau pernahkah ‘Ali bersekutu dan mendukung Yahudi?!

Atau pernahkah ‘Ali meninggalkan Hudud dari Allah dan mengimplementasikan hukuman yang tidak pernah Allah kirimkan ke muka bumi ini? Atau dapatkah itu dikatakan menyeru untuk menerapkan Khilafah, sebuah kejahatan yang tidak bisa dimaafkan?!

Atau pernahkah ‘Ali berperang melawan kesucian dan kemurnian, menyeru kepada “kebebasan” wanita dan untuk membiarkan wanita bebas untuk melakukan perjalanan?!

Atau apakah ‘Ali salah satu orang yang telah memisahkan Al- Qur’an ke dalam bagian-bagian (yaitu mengimani sebagian dan mengkufuri sebagian)? Mereka yang mengatakan: “Tidak ada Islam dalam politik, dan tidak ada politik dalam Islam”?!

Dan yang telah dimaafkan Imam ‘Ali r.a. beliau sama sekali tidak pernah melakukan semua itu. Tetapi dia yang paling ingin menerapkan hukum Allah, dan memerintah dengan Kitab Allah, serta Sunnah Rasul-Nya Saw.. Kemudian tidak ada keraguan, bahwa seseorang yang memberontak melawan Al Imaam Al ‘Adil dia benar-benar seorang Khawarij (yakni pada masa Imam Ali r.a).

Maka, seseorang yang memberontak melawan seorang penguasa (yang tidak melaksanakan hukum Islam) bukanlah seorang Khawarij; tetapi dia adalah seorang Muslim, seorang Mu’min, seorang Muttaqi (bertaqwa).

Maka, seseorang yang membela kehormatan kaum Muslimin, berjihad di jalanNya, dan berada di front terdepan melawan orang-orang kafir, bukanlah seorang Khawarij, tetapi dia adalah seorang Mujahid, seorang Muwahhid, seorang yang selalu ada dalam umat ini, Al Firqotun Najiyah, kelompok yang selamat, dan At Toifah Al Mansuroh, kelompok yang akan mendapatkan kemenangan dari Allah Swt. Amien Ya Robbal Alamien…!

Ya Allah….Saksikanlah….kami telah menyampaikannya.

Source : almuhajirun.net