MINDANAO (Arrahmah.com) – Delapan tentara kafir Philipina mengalami luka-luka berat dalam suatu pertempuran dengan mujahidin Moro (MILF) pada Minggu pagi (12/10) di Maguindanao.

Menurut Juru bicara angkatan perang di wilayah timur, Mayor Armand Rico, peristiwa terjadi sekitar pukul 10 pagi di Desa Tukanalipao, Kota Mama-sapano.

Pasukan dari Batalion Infantri 75th sedang melaksanakan patroli, lalu mendapat serangan dari sekitar 60 mujahidin Moro di bawah pimpinan Basit Usman dan Bony Ayunan.

Seorang tentara kafir mengalami luka akibat terperangkap dalam jebakan yang ditanam mujahidin Moro di wilayah tersebut.

Menurut pejabat militer Philipina, Usman merupakan otak dari beberapa serangan bom di pusat Mindanao.

Sepuluh ribu pasukan kafir Philipina mengejar para komandan MILF dan pendukung mereka yang berjumlah jauh di bawah mereka sejak Agustus silam.

Jumlah yang banyak tersebut ternyata tidak mampu menemukan keberadaan para Komandan MILF, Umbra Kato, Abdurrahman Macapaar dan Sulayman Pangalian yang diyakini masih berada di Provinsi Cotabato Utara, Lanao del Norte dan Sarangani.

Pemimpin informasi publik angkatan perang Philipina, Ernesto Torres mengatakan, tentara Philipina telah melakukan segala cara untuk menangkap dan menghentikan “ulah” MILF di bawah kepemimpinan tiga komandannya.

“Operasi pengejaran dilakukan terus-menerus dengan harapan dapat dengan cepat menemukan pemimin-pemimpin MILF,” ia meambahkan. (Hanin Mazaya/Arrahmah.com)