MOSKOW (Arrahmah.com) – Rusia yang merupakan sekutu utama Suriah sebelumnya telah mengklaim bahwa setiap tindakan militer sepihak yang melangkahi Dewan Keamanan PBB akan menjadi pelanggaran langsung terhadap hukum internasional, lansir BBC pada Sabtu (31/8/2013).

Moskow, bersama dengan China, telah memveto dua rancangan resolusi terdahulu mengenai Suriah.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim terkejut atas sebuah pemungutan suara di parlemen Inggris pada Kamis (29/8) yang mengesampingkan partisipasi dalam aksi militer.

Sementara di Perancis - yang dipandang sebagai sekutu utama AS sejak pemungutan suara Inggris - sebuah jajak pendapat menunjukkan bahwa 64% menentang penggunaan kekuatan militer.

Baik Perancis maupun AS membutuhkan persetujuan parlemen untuk aksi militer mereka.

Sementara itu, Presiden Suriah Bashar Assad mengklaim akan melawan setiap agresi Barat. (banan/arrahmah.com)