CHECHNYA (Arrahmah.com) – Sumber Kavkaz Center melaporkan infromasi mengenai pembunuhan warga Muslim Chechnya tak bersenjata di distrik Achkoi-Martan, provinsi Chechnya, Imarah Kaukasus.

Ahad (10/3/2013) siang, KC menerima informasi bahwa pesawat penjajah Rusia menyerang wilayah kaki bukit di distrik Achkoi-Martan, di mana sekelompok penduduk desa mengumpulkan bawang putih liar.

Sumber tersebut mengatakan para petani mengumpulkan bawang putih setelah mendapat ijin dari tentara boneka setempat, namun beberapa jam kemudian Rusia melancarkan serangan udara menargetkan mereka.

Serangan dilakukan dari helikopter Rusia di desa Burovoi, sekitar 10 sampai 15 km dari pemukiman Arshty dan Bamut.

Truk yang membawa para petani tersebut diserang oleh Rusia dari udara.  Sumber mengatakan bahwa Rusia membunuh dan melukai banyak orang pada saat itu.  Ia juga mengatakan bahwa keluarga korban dijanjikan uang oleh boneka Chechnya dan mereka dilarang berbicara mengenai pembunuhan ini.

Sementara itu, media Rusia melaporkan pada Senin (11/3) bahwa sebagai akibat dari penembakan terhadap target yang diduga Mujahidin, dua petani lokal telah terluka.  Rusia berbohong dan penduduk desa setempat diperingatkan untuk tidak pergi ke kaki bukit.

Sebelumnya pada bulan Februari 2010, pasukan penjajah Rusia membunuh dengan darah dingin seluruh pengumpul bawang putih, termasuk anak-anak.  Mereka juga menghabisi nyawa korban yang terluka dengan pisau.  Sebagai respon, Mujahidin melakukan serangan syahid di stasiun metro di Moskow pada 29 Maret 2010.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Topik: , ,