AS Mungkin Akan Sebar Tentara Lebih Banyak di Afghanistan Utara
Oleh Hanin Mazaya pada Rabu 10 Februari 2010, 08:59 AM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Komandan AS telah membuat rencana untuk mengirimkan lebih banyak tentaranya di wilayah Afghanistan Utara, wilayah yang berada di bawah komando Jerman, ujar pejabat AS, Selasa (9/2).
Rencana ini dibuat karena meningkatnya serangan yang dilakukan mujahidin di wilayah tersebut, khususnya di provinsi Kunduz. Selama ini tentara asing berkonsentrasi di wilayah Afghanistan Selatan yang menjadi tonggak kekuatan mujahidin Imarah Islam Afghanistan.
Media Jerman melaporkan, sekitar 2.500 tentara AS akan disebar di wilayah utara 1.000 diantaranya akan memfokuskan diri untuk melatih tentara Afghan.
Namun Komandan AS dan NATO belum mengumumkan jumlah pasti penyebaran tentara mereka di wilayah utara.
"Mereka (Jerman) meminta dukungan tambahan," ujar pejabat yang tidak ingin disebutkan namanya.
Pejabat AS kini sedang mempertimbangkan berapa banyak tentara yang benar-benar mereka butuhkan di wilayah utara dan tipe tentara apa yang harus dikirimkan.
Pejabat militer mengatakan mereka mencoba menghalau serangan "militan" yang menargetkan konvoy kendaraan pengangkt suplai yang masuk memalui provinsi Kunduz. (haninmazaya/AFP/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
LOWONGAN PEKERJAAN MENDESAK:
SEGERA..!! DICARI PRIA, SANGGUP BEKERJA MENGGALI 50 KUBURAN DALAM SEHARI, PENGALAMAN KRJA TDK DIUTAMAKAN, GAJI MENGGIURKAN, SIAP DITEMPATKAN DI AFGHANISTAN…
KIRIM SEGERA LAMARAN KE DUBES AMERIKA DI NEGARA TERDEKAT…!!
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Suplai NATO Kembali Dihantam Ledakan di Baratlaut Pakistan
- Swiss : Seorang Politisi Pencaci Islam Akhirnya Memeluk Islam
- Jepang Kembangkan Baterai Tahan 20 Tahun
- Hatta: Demokrasi tak Bermakna Tanpa "Sejahterakan Rakyat"
- Clinton: Islam Adalah Ancaman Nomor Satu
- Tentara AS Siksa Anaknya Yang 4 Tahun Ala Guantanamo
- Al-Qaeda Jazirah Arab Serukan Kaum Muslim Bergabung Dalam Jihad
- Seorang Tentara India Tewas, Dua Terluka Dalam Serangan Sopore, Kashmir
- Diskriminasi Agama, Agen Swedia Diseret Ke Pengadilan
- AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
Berita Terbaru
- Tentara Israel Ringkus Lima Bocah Palestina
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Virus Lokal Seret Nama Antivirus
- Militer Israel Konfirmasi Serangan Udara Ke Gaza
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
Berita Terkait
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
aleex on 10/02/10 11:07 AM said:
semakin banyak tentara kafir diterjunkan semakin mudah mujahideen mencari target sasaran….allahu akbar..allahu akbar…