Pentagon Kembangkan ‘Organisme Abadi’
Oleh Althaf pada Senin 08 Februari 2010, 09:19 AM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Divisi riset mutakhir Pentagon telah mengalokasikan dana sebesar $6 juta untuk menciptakan organisme sintetis abadi, yang hanya dapat mati dengan perintah dan menyimpan catatan genetik dari apa yang telah mereka lakukan, sebuah laporan mengatakan.
Berdasarkan anggaran 2011 dari Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), proyek yang dikenal dengan 'BioDesign' ini bertujuan untuk mempermudah kinerja militer AS, Wired News melaporkan.
DNA dari organisme rekayasa genetika ini diubah untuk menghasilkan efek biologis secara otomatis. Perubahan inilah yang akan mencegah kematian sel, namun organisme kemungkinan akan memilih merusak diri sendiri jika mengalami kerusakan atau jatuh ke tangan yang salah.
Meskipun nomor seri genetik mampu mengaktifkan sel-sel yang akan dilacak, namun kunci genetiknya diciptakan untuk mencegah pemrograman ulang sel oleh musuh.
"BioDesign mengeliminasi kemajuan evolusi alam acak terutama oleh teknologi lanjutan rekayasa genetika dan biologi molekular untuk menghasilkan efek biologis yang dimaksud," kata DARPA dalam dokumen.
Ilmuwan DARPA percaya penemuan mereka akan membantu mekanisme kolektif yang akan mematikan sel sehingga memungkinkan kemunculan generasi baru sel regeneratif sel yang pada akhirnya bisa diprogram untuk hidup selamanya.
Laporan ini mengatakan bahwa proyek tersebut menerima reaksi beragam dari para ahli. (althaf/prtv/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Khayalan seorang ilmuwan yg sdg mimpi
setinggi apapun ilmu manusia, hanya setitik ilmu Allah bhkan mungkin kurang ... dan tak ada yg kekal selain-Nya. kita liat aja sampai dimana ...hehehe
bukan abadi kalee,tapi memperpanjang umur,emang loe Tuhan bisa menciptakan organisme yg ga bisa mati?
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Demi Keamanan, NATO Mesti Lebarkan Sayap Intervensinya Di Dunia Internasional
- McChrystal: Operasi Afganistan Mendatang Akan Integrasikan operasi Militer Dan Upaya-upaya Sipil
- Pasukan Israel Tangkap 2 Warga Asing di Tepi Barat
- Laptop Murah dari China Mulai Banjiri RI
- LPPOM MUI: Masih Sedikit RPH Bersertifikasi Halal
- Muzadi: Gus Dur Mampu Menjadikan Islam "Rahmatan lil Alamin"
- Desak Terus Rekonsiliasi Damai, AS Berdalih Sangkal Kontak Isu Yang Digembar-gemborkannya Sendiri
- NVIDIA Optimus Siap Optimalkan Laptop
- MUI dan KPID Sumsel Menyoal "Take Him Out Indonesia"
- Ratusan Mujahid Al-Shabaab Penuhi Mogadishu
Berita Terbaru
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
- Provokasi Anti-Islam Tak Henti Dihembuskan Media Barat
- Yerusalem, Riak-Riak Intifadhah Ketiga
- Satu Tentara Tewas Dua Terluka Dalam Baku Tembak di Srinagar, Kashmir
Berita Terkait
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Pentagon Latih Karyawan Jadi ‘Hacker’
- Menag: Pesantren Jadi Benteng Anti Terorisme (?)
- Polres Pastikan Mamuju Steril dari Aksi, Persembunyian Teroris
- Putri Munawaroh Akan Diadili
- Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
- Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Latgab Antiteror
- Kongres AS Mendesak AS Segera ‘Rangkul’ Muslim?
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
. on 08/02/10 11:05 AM said:
dusta! mungkar! demi Allaah, Allaah sdh tegaskan tiada yg hidup selamanya; makar apapun yg kalian buat, Allaah buat makar pula, dan makar Allaah yg berlaku; kalian mendaki semakin tinggi untuk jatuh semakin dalam dan mudah; Allaahu akbar