Musim Dingin Bukan Halangan Tuk Melaksanakan Jihad
Oleh Hanin Mazaya pada Ahad 07 Februari 2010, 01:33 PM
KAUKAKUS (Arrahmah.com) - Operasi khusus yang dilancarkan mujahidin Dagestan kemarin (6/2) mengalami kesuksesan. Serangan mereka menargetkan para petinggi di Shalmilkala (bekas Makhachkala) dan di desar Izberbash.
Letkol. Gapiz Isaev, yang menjadi pemimpin Departemen Distrik Untuk Memerangi Ekstrimis, berhasil dibuuh di desa Izberbash. Dia tewas dibunuh sekitar pukul 10.30 waktu setempat.
Kendaraannya terhantam ledakan bom tepi jalan di dekat sebuah pasar. Isaev tewas di lokasi kejadian.
Sepuluh jam setelah operasi khusus di desa Izberbash, sebuah mobil petinggi Departemen Kepolisian lainnya, Kolonel Akhmed Magomedov, mendapat serangan di ibukota Dagestan, Shalmilkala.
Sedan Magomedov mendapat serangan sekitar pukul 21.00.
Magomedov dan dua ajudannya tewas dalam serangan ini.
Selain peristiwa di atas, sebuah pertempurna sengit juga terjadi di provinsi tetangga, Nokhchicho (Ichkeria-red) selama dua hari. Militer musuh kemudian mengeluarkan statemen mengenai pertempuran ini dengan mempublikasikan kebohongan.
Mereka mengatakan mengenai kematian para mujahid dan kecelakaan di pihak mereka yang tentu saja tidak sesuai dengan kenyataan.
Namun kami tidak mendapatkan informasi pasti mengenai total korban atas pertempuran tersebut di kedua belah pihak.
Di provinsi lainnya, yaitu di Ghalghaycho (Ingushetia-red), aktivitas mujahidin tidak menurun akibat dinginnya salju. Para musuh sebelumnya telah memprediksi bahwa "militan" akan menurunkan serangan mereka saat musim dingin, namun prediksi mereka telah dijawab oleh mujahidin dengan menunjukkan serangan-serangan mereka yang tetap eksis meskipun dinginnya salju menusuk hingga ke tulang mereka.
Para pejabat mengeluhkan kinerja kepolisian dan mengatakan bahwa para polisi "tidakmempersiapkan manajemen yang baik juga tentara cadangan dan tidak mampu menanggulangi militan." Ini berarti puluhan ribu polisi murtadin, tentara pendudukan, tentara khusus (FSB) dan tentara lainnya tidak mampu menghadapi 15 orang mujahid di sana?
Ini mengindikasikan bahwa turunnya salju tidak akan menghentikan aksi mujahidin Imarah Islam Kaukakus dan bukan saatnya beristirahat. Mujahidin meneruskan serangan mereka terhadap para penjajah dan boneka mereka.
Di tahun lalu, juga saat salju turun, amir Imarah Islam Kaukakus memperlihatkan dalam sebuah video, taktik dan strategi gerilya mereka menghadapi para musuh. Mereka tidak hanya sukses melakukan serangan di wilayah Imarah Kaukakus tapi juga mengalami kesuksesan dengan target Rusia.
Ini menunjukkan bahwa Imarah Islam Kaukakus tidak kekurangan sumberdaya manusia, seperti yang selalu dituduhkan musuh, karena serangan-serangan syahid yang sering dilancarkan mujahidin. Faktor utama yang menjadi penghambat mujahidin Imarah Islam Kaukakus adalah kekurangan senjata. Solusi atas permasalahan ini menjadi salah satu prioritas mujahidin di tahun ini. (haninmazaya/KC/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
subhanAllaah,, 15 mujahid, jk dikali 10 = 150 mujahid..Allaahumma..brp yg antum punya ya brothers? bukankah angka itu tdk jauh dr bilangan antum? bhkn mgkn jmlh antum jauh lbh besar? apa yg kita pikirkan? nunggu singa2 makan dedaunan?
mudah2n Allah mengganjar amal l mrk,dan aku berhusnudzan kpd mujahidin kaukasus dan kavkas merk meneladani sahabat Nabi yg mulia,tatkala Umar ra berjihad ke azerbeijan juga menjelang musim salju,sampai tertahan dua bulan disana.Allahu Akbar
aku telah meliat rkaman video mrk,Subhanallah walillahilhamd,lahaula walaquwwata illa billah.membuat merasa kecil dihadapan mrk apalagi dihadapan Allah Azza wajalla.astaghfirullahal ‘adhim.
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Membongkar Kaki Tangan Zionis Indonesia
- Pentagon Siapkan Strategi Untuk Musuh Baru Pasca 11 September
- Ulama Besar Mesir Haramkan Facebook
- Menhan Buka-Bukaan Soal Keterkaitan Perang dan Energi
- NATO Ramalkan Untuk Bertempur Habis-Habisan Di Afghanistan
- Barat : Taliban Tolak Kesepakatan dengan Afghanistan
- Ledakan Terjadi di Tempat Adu Anjing di Provinsi Helmand
- "Menangkan Perang Ini," Ujar Obama Di Basis CIA
- Rabbi Weiner Membela Ekstrimis Yahudi Terkait Pencurian Organ Yang Mereka Lakukan
- AS-Rusia Kurangi Hulu Ledak Nuklir Hingga 1.000 Unit
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
- Obama & Medvedev Sepakat Tandatangani Transaksi Nuklir Segera
- India-Rusia Tanda Tangani 19 Perjanjian
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Korsel : Perjalanan ke Moscow Membahayakan
- Tentara Kafir Rusia Tewas dan Terluka dalam Serangan di Chechnya
- Tentara Teroris Rusia Serang Sebuah Desa di Ingushetia
- Konvoy Militer Diserang di Dagestan, Sekitar 10 Tentara Teroris Rusia Tewas dan Terluka
- NATO Akan Adakan Latihan Militer Gabungan Terbesar Di Baltik
- Rusia Ancam Akan Bereaksi Terhadap Ekspansi NATO
. on 07/02/10 10:03 PM said:
Allah-lah sebaik-baiknya tempat berlindung….!!!
dan semoga di tahun ini, Mujahidin banyak mendapatkan senjata rampasan dr tangan musuh2 Allah….!!!!