AS ‘Bersumpah’ Selidiki Tuduhan Kekerasan Yang Menimpa Lima Tahanan Amerika Di Pakistan
Oleh Althaf pada Rabu 03 Februari 2010, 05:44 PM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Amerika Serikat meminta Pakistan untuk menyelidiki kasus penyiksaan terhadap lima orang warga AS yang ditahan di dalam penjara Pakistan, Departemen Luar Negeri mengatakan pada hari Selasa (2/2).
"Kami menganggap serius semua laporan tentang pelecehan dan penyiksaan semacam itu, dan kami akan segera melakukan penyelidikan atas hal tersebut bersama dengan pemerintah Pakistan," kata departemen itu dalam sebuah pernyataan.
Lima orang Amerika yang dituduh oleh Pakistan memiliki keterkaitan dengan Al-Qaidah mengaku bahwa mereka tidak bersalah pada hari Selasa. Mereka menyatakan bahwa mereka sering menjadi objek penyiksaan FBI dan kepolisian Pakistan, sebagaimana dilansir AFP.
Departemen Luar Negeri mengatakan "para konsulat AS mengunjungi lima orang warga negara AS yang ditahan itu secara teratur dan akan terus mengunjungi mereka. Kami tidak dapat berkomentar lebih lanjut mengenai hal ini, karena pertimbangan privasi."
Lima orang ini rencananya akan segera menghadapi persidangan di Sargodha, tempat mereka ditangkap, tetapi sidang ditunda hingga 15 Februari mendatang, kata polisi. (althaf/dawn/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Tiga Karyawan USAID Tewas Dalam Ledakan Di Peshawar
- Pengaruh Taliban Meningkat, Pemimpin Militer AS "Kebingungan"
- Mullen : Tahun Depan Menjadi Masa Kritis Untuk Afghanistan
- Komisi I Desak Hukuman UU ITE Diperingan
- Belum Juga Ada Keputusan Dalam Pengadilan Aafia Siddiqui
- Israel Kembali Bombardir Terowongan Gaza
- FPI Akan Demo Besar-Besaran, MUI Bukan Eksekutor Film Porno
- Tahanan Anak-anak Dalam Penjara "Perang Melawan Teror" AS
- Mereka Terus Mendapatkan Siksaan Selama Berada Dalam Penjara Pakistan
- Dakwah Al-Shabaab Juga Untuk Para Siswa Sekolah Dasar
Berita Terbaru
- Ba’asyir: Mengapa Jasad Dulmatin Wangi?
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Bedah Buku Islam Standar : Islam Akan Bangkit Dari Indonesia
- Saksi: Tersangka Ditembak dari Jarak Dekat
- Beberapa Penduduk Gaza Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Korsel : Perjalanan ke Moscow Membahayakan
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Mujahidin Afghan Akui Ledakkan Pangkalan NATO Di Khost
Berita Terkait
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Kunjungan Biden Tegaskan AS Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa Terhadap Israel
- Gates Tonton Pelatihan Militer Afghanistan
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
- Biden Yakinkan Israel Soal Komitmen AS
- Al-shabaab Nyatakan Siap Melawan AS
- Pemerintah: Namru Menjadi Agenda Kemitraan Strategis Indonesia-AS
- Pejabat Pakistan : Yang Tertangkap di Pakistan Bukan Gadahn