Tiga Karyawan USAID Tewas Dalam Ledakan Di Peshawar
Oleh Althaf pada Rabu 03 Februari 2010, 05:44 PM
PESHAWAR (Arrahmah.com) - Tiga pekerja USAID termasuk di antara enam tewas saat sebuah konvoi paramiliter dalam melewati distrik Lower Dir untuk meresmikan sebuah sekolah pada hari Rabu (3/2), kata para pejabat setempat.
Pejabat itu mengatakan bahwa konvoi yang dikawal oleh Korps Perbatasan dihantam oleh sebuah bom pinggir jalan di dekat desa Koto Hajiabad di Lower Dir.
"Kami belum bisa memberikan keterangan atas ketiga orang itu," kata pejabat itu.
"Ledakannya sangat besar", kata wartawan setempat, Haroon Rashid, yang mendampingi konvoi dan juga terluka dalam insiden.
"Pihak keamanan telah menutup area tersebut dan tidak ada yang diizinkan untuk bergerak. Saya di sini dengan luka di kaki dan tangan, harus menunggu untuk dievakuasi," kata Rashid melalui telepon dari lokasi kejadian.
Ledakan itu pun menyebabkan 59 lainnya terluka termasuk lima personil paramiliter dan dua wartawan lokal.
Sejauh ini belum ada kelompok yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. (althaff/dawn/arrahmah.com)Pejabat itu mengatakan bahwa konvoi yang dikawal oleh Korps Perbatasan dihantam oleh sebuah bom pinggir jalan di dekat desa Koto Hajiabad di Lower Dir.
"Kami belum bisa memberikan keterangan atas ketiga orang itu," kata pejabat itu.
"Ledakannya sangat besar", kata wartawan setempat, Haroon Rashid, yang mendampingi konvoi dan juga terluka dalam insiden.
"Pihak keamanan telah menutup area tersebut dan tidak ada yang diizinkan untuk bergerak. Saya di sini dengan luka di kaki dan tangan, harus menunggu untuk dievakuasi," kata Rashid melalui telepon dari lokasi kejadian.
Ledakan itu pun menyebabkan 59 lainnya terluka termasuk lima personil paramiliter dan dua wartawan lokal.
Sejauh ini belum ada kelompok yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. (althaff/dawn/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Pengaruh Taliban Meningkat, Pemimpin Militer AS "Kebingungan"
- Mullen : Tahun Depan Menjadi Masa Kritis Untuk Afghanistan
- Komisi I Desak Hukuman UU ITE Diperingan
- Belum Juga Ada Keputusan Dalam Pengadilan Aafia Siddiqui
- Israel Kembali Bombardir Terowongan Gaza
- FPI Akan Demo Besar-Besaran, MUI Bukan Eksekutor Film Porno
- Tahanan Anak-anak Dalam Penjara "Perang Melawan Teror" AS
- Mereka Terus Mendapatkan Siksaan Selama Berada Dalam Penjara Pakistan
- Dakwah Al-Shabaab Juga Untuk Para Siswa Sekolah Dasar
- NATO Mengharapkan Adanya Tentara Tambahan Untuk Melatih Tentara Afghan
Berita Terbaru
- Warnet Bisa Tangkal Teroris Lewat Daftar Pengunjung?
- Kongres AS Mendesak AS Segera ‘Rangkul’ Muslim?
- Pesawat Tempur Mengebom Gaza Selatan
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Tentara AS Membunuh Pasangan Sipil Irak Di Baghdad
- Israel Akan Bangun 50.000 Unit Perumahan Baru Di al Quds
- Ba’asyir: Mengapa Jasad Dulmatin Wangi?
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Bedah Buku Islam Standar : Islam Akan Bangkit Dari Indonesia
Berita Terkait
- Kongres AS Mendesak AS Segera ‘Rangkul’ Muslim?
- Putin: ‘Kelompok-Kelompok Teror’ Di Pakistan Dan Afghanistan Mengkhawatir Dunia
- Tentara AS Membunuh Pasangan Sipil Irak Di Baghdad
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
- Serangan Mematikan Misil AS Kembali Memakan Korban Jiwa Dari Kalangan Sipil
- Kunjungan Biden Tegaskan AS Tidak Bisa Berbuat Apa-Apa Terhadap Israel
- Gates Tonton Pelatihan Militer Afghanistan
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
- Biden Yakinkan Israel Soal Komitmen AS