Terinsipirasi Perancis, Jerman Dan Italia Pun Larang Penggunaan Niqab

Oleh Althaf pada Ahad 31 Januari 2010, 12:46 PM

Print Recommend (0) Comment (9)

BERLIN (Arrahmah.com) - Sebagaimana Perancis yang semakin tegas larang penggunaan niqab, Jerman dan Itali pun menjadikan hal serupa sebagai topik pembahasan para politisi di badan-badan legislatifnya.

Sebagaimana dilansir RIA Novosti, mantan anggota parlemen Jerman dari kubu Sosial Demokratis, Lale Akgun menegaskan perlunya pemerintah Jerman untuk melakukan pelarangan yang sama pada Sabtu (30/1).

Perempuan keturunan Turki itu mengatakan pada harian Frankfurter Rundschau, "Burqa (niqab) merupakan penjara yang akan sangat mengancam hak asasi perempuan."

"Inilah yang akan menjadi alasan penting bagi Jerman untuk melarang penggunaan burqa," lanjutnya.

Seperti halnya di Jerman, muslimah di Italia pun mesti siap-siap untuk menghadapi kedzaliman pemerintahnya yang akan mengesahkan undang-undang pelarangan niqab.

Undang-undang ini, menurut menteri kesetaraan gender Italia, Mara Carfagna, sedang dibahas di badan legislasi.

Carfagna yakin bahwa langkah yang dilakukan oleh Perancis dan ramai dibahas di berbagai media itu perlu juga dicontoh oleh negara-negara Eropa lainnya.

Ia berkata: "Ini merupakan pertempuran yang luhur untuk membela martabat dan hak-hak perempuan imigran."

"Rancangan undang-undang yang akan melarang penggunaan burqa dan niqab ini sedang dipelajari. Karena hal itu (niqab/burka) bukanlah simbol keagamaan sebagaimana yang dikatakan oleh para imam dari Kairo dan Paris," lanjutnya.

"Saya sepenuhnya setuju dengan inisiatif Perancis, yang saya pikir akan mendorong negara-negara Eropa lainnya, termasuk Italia, untuk membuat undang-undang tentang masalah ini."

Jajak pendapat yang dilakukan minggu ini menemukan bahwa 71 persen dari warga Italia mendukung larangan tersebut. (althaf/prtv/dn/arrahmah.com)

Terinsipirasi Perancis, Jerman Dan Italia Pun Larang Penggunaan Niqab

sponsored links

Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com

The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net

. on 31/01/10 04:32 PM said:

akhirnya perang global sudah semakin dekat
genderang-genderang perang mulai keras ditabuh…
wahai muslimin wal muslimat, aqidah kalian
tauhid yg lurus dihati, kemudian berangkat perang

abu_dzar on 31/01/10 07:25 PM said:

Perang melawan islam makin meluas

the_zulfahmi on 31/01/10 09:18 PM said:

tunggu sampai azab ALLAH turun melalui perantara tangan tangan mujahidin..

. on 01/02/10 12:11 AM said:

sudah terlihat belang kaum kafirun , bullsheet hak azazi manusia, demokrasi, emansipasi,
semua ini kita buang ke kakus, insallah islam bakal jaya di negri mrk, dan kita teror mrk dg
no zina, no riba. no homo2, no makar, ALLAHU AKBAR.

. on 01/02/10 06:26 AM said:

Buka…bukan melawan Islam….cara berpakaian demikian tidak cocok dengan gaya eropa.dan mencurigakan..hanya itu saja… kok di DRAMATISIR…

. on 01/02/10 09:07 AM said:

fanny apa lagi bukti yang kau ininkan? Sudah jelas-jelas mereka menyatakan kebencian terhadap Islam bukan terhadap Atheisme atau Yahudi atau Nasrani.

. on 01/02/10 10:24 AM said:

Benar. nantikan turunnya Adzab Allaah SWT bagi negri2 kafir yg melarang niqab melalui tangan2 Mujahidiin. Allaahu Akbar!!!

. on 03/02/10 10:20 AM said:

burqa/cadar=penjara yg melanggar ham perempuan?. la wong cadar dipakai atas dasar sukarela kok dibilang penjara.justru Barat sendiri yang telah melanggar HAM dengan melarang cadar.bodoh nyaa

. on 07/03/10 10:56 AM said:

FANNY itu kalo gak ngerti Islam, gak usah ngomong yaaaa…..!!!!

Anda harus login untuk memberikan komentar



Auto-login on future visits

Show my name in the online users list

Forgot your password?