Demi Perdamaian, Inggris Pun Desak Yerusalem Jadi Ibukota Israel
Oleh Althaf pada Kamis 28 Januari 2010, 10:06 AM
LONDON (Arrahmah.com) - Inggris mengulangi seruannya pada hari Rabu (27/1) untuk menetapkan Yerusalem sebagai ibu kota bagi kedua negara, baik Israel maupun Palestina. Hal itu dilakukan, menurut Inggris, sebagai pilar utama dalam solusi dua negara.
"Yerusalem harus dibagi sebagai modal bagi kedua belah pihak," kata Duta Besar Inggris untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Lyall Grant, kepada Dewan Keamanan PBB selama debat terbuka mengenai Timur Tengah.
"Kesepakatan semacam itu adalah satu-satunya cara untuk memenuhi aspirasi nasional kedua negara."
Dalam pertemuan bulanan, Dewan yang terdiri dari 15 negara mendesak kedua pihak untuk kembali ke meja perundingan setelah perundingan terhenti selama beberapa bulan.
"Baik Israel dan Palestina harus melipatgandakan upaya mereka dan menghindari sikap keras kepala dan juga tindakan provokatif lainnya," kata Lyall.
"Kami ingin melihat penderitaan di kedua belah pihak berakhir," dalihnya.
Pembagian Yerusalem ini diusulkan oleh mantan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert.
Palestina telah menolak untuk melanjutkan perundingan sampai Israel membekukan semua pembangunan pemukiman, termasuk di bagian timur Yerusalem.
Pembekuan parsial Israel selama 10 bulan telah diterapkan untuk Tepi Barat, di mana 120 pemukiman telah ada sejak tahun 1967 namun tidak diberlakukan bagi Yerusalem di mana konstruksi terus-menerus dilakukan.
Lyall mengatakan dia "sangat prihatin" dengan pengumuman Israel untuk mengembangkan Yerusalem melalui permukiman, yang menurutnya ilegal dan menjadi penghalang bagi perdamaian.
Lyall pun menyerukan Palestina untuk terus mengembangkan lembaga-lembaga yang akan memperkuat posisi negara tersebut dan mendesak Hamas untuk bergabung dengan otoritas Palestina yang sah.
Sementara itu, rekonstruksi di Gaza berjalan sangat lambat. Hal ini terjadi karena Israel membatasi impor bahan bangunan dengan ketat. Lyall mengatakan bahwa larangan itu justru semakihn memperkuat beberapa kalangan di Palestina untuk memanfaatkan perdagangan ilegal melalui terowongan, menimbulkan kemarahan dan mendorong radikalisasi warga Gaza.
Pada Januari 2009 lalu, Israel menyerang Jalur Gaza dengan dalih mengakhiri peluncuran roket yang berasal dari Hamas Palestina, dan menyebabkan kerusakan infrastruktur bernilai jutaan dolar, termasuk properti milik Perserikatan Bangsa-Bangsa. (althaf/xnh/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Itu bukan demi perdamainan…ngajakain perang terusssss…., Yerussalem Kota suci kaum Muslimin mau di jadi Ibu Kota Israel ?....artinya perang…! kalau demi perdamaian kembaliin Yerussalam ke Palestina, baru beres….
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 27 Januari 2010
- AS: India Mesti Transparan Pada Pakistan
- NATO: Rusia Dan Pakistan Dukung Rencana Baru Afghanistan
- Tentara Boneka Afghan Butuh Waktu Lima Tahun Tuk Ambil Alih Keamanan
- LSI Nilai SBY Dapat Kutukan, Amien Anggap Kocar-kacir
- Rencana Untuk membayar Mujahidin Taliban Terus Dipertimbangkan
- Kazakhstan Termakan Rayuan NATO dan Bergabung Dengan Perang di Afghanistan
- Upaya Untuk Membungkam Aafia Siddiqui Terus Berlanjut
- Kini Jerman Yang Akan Tambah Tentara ke Afghanistan
- Cracker China Serbu Perusahaan Minyak AS
Berita Terbaru
- Wawancara Dengan Komandan Imarah Islam Afghanistan, Tasal dan Mullah Haji Mohammad di Marjah
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Tentara AS Akhiri Hidup Dalam Kecelekaan Mobil Di Irak
- Pemerintah Afghan Akan Kirim Polisi Tambahan Ke Kandahar
- Obama Persingkat Kunjungannya Ke Indonesia
- Pentagon Latih Karyawan Jadi ‘Hacker’
- Koalisi dengan PDS, PKS Dicemooh
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
Berita Terkait
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- Mesir Batalkan Peresmian Sinagog Yahudi Di Kairo
- Tentara Israel Brutal Terhadap Warga Palestina Yang Melakukan Protes Pendudukan Negara Zionis
- Komandan Inggris : Perubahan Strategi Taliban Sangat Cepat
- Pesawat Tempur Israel Mengebom Gaza Selatan
- Israel Akan Bangun 50.000 Unit Perumahan Baru Di al Quds
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza
- Beberapa Penduduk Gaza Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
. on 28/01/10 03:17 PM said:
realisasikan tauhid
http://abuqital1.wordpress.com/2010/01/28/merealisasikan-tauhid-rububiyyah-mulkiyyah-uluhiyyah-dan-asma-wa-shifat-di-indonesia/