Cracker China Serbu Perusahaan Minyak AS
Oleh Hanin Mazaya pada Rabu 27 Januari 2010, 06:55 AM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Cracker asal China dilaporkan kepergok menyerbu Amerika Serikat. Tak tanggung-tanggung, target serangan adalah tiga perusahaan minyak besar di negeri Paman Sam, yakni ExxonMobil, MarathonOil dan Conoco Philips.
Serangan sebenarnya terjadi tahun 2008, namun baru terungkap ke publik belum lama ini dengan bocoran sumber terkait. Menurut sumber, serangan ini cukup masif, terbukti biro investigasi FBI (Federal Bureau Investigation) sampai memperingatkan ketiga perusahaan.
Setelah diinvestigasi, salah satu sumber serangan diketahui berasal dari China. Namun tidak jelas apakah serbuan ini dilakukan cracker biasa atau disponsori oleh pemerintah Negeri Tirai Bambu.
Dilansir EconomicTimes dan dikutip detikINET, Selasa (26/1), password e-mail, data e-mail dan beberapa informasi penting lainnya berhasil digondol para cracker tersebut. Informasi yang jadi target antara lain terkait data lokasi penambangan minyak dan berapa nilainya.
China selama ini banyak dituding melancarkan serangan cyber ke pemerintah atau pihak swasta di negara-negara barat. Namun otoritas China selalu membantah tuduhan tersebut. (detikinet/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Menag Ajak Umat Hadapi Gugatan Kelompok Kebebasan Beragama
- Empat Polisi Boneka Afghan Ditemukan Tewas di Afghanistan Selatan
- Pesawat Tak Berawak AS Kembali Ditembak Jatuh di Waziristan
- Tentara Kafir Buat Strategi Tuk Berikan Tekanan Besar di Afghanistan Selatan (?)
- Ledakan Mematikan Kembali Guncang Kabul
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 25 Januari 2010
- Uni Eropa Berikan Pelatihan Kepada Tentara Somalia di Uganda
- Karena Jihad Media, Mereka Terus-menerus Berurusan dengan Hukum Thagut
- Walau Berat, Polri Siap Telusuri Jejak CIA Di Indonesia
- Pemerintah Harusnya Dorong Demo Pembobolan ATM
Berita Terbaru
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Hugo Chavez Mulai Geram dengan Internet
- PKS Dukung Kunjungan Obama???
- Menag: Pesantren Jadi Benteng Anti Terorisme (?)
- Mesir Batalkan Peresmian Sinagog Yahudi Di Kairo
- Insiden Kandahar Peringatan Bagi NATO
- Obama & Medvedev Sepakat Tandatangani Transaksi Nuklir Segera
- Tujuh Kapal Perang Amankan Kunjungan Obama
Berita Terkait
- AS Ingatkan Eropa Soal Diskriminasi Muslim
- Obama & Medvedev Sepakat Tandatangani Transaksi Nuklir Segera
- Pemerintah Provinsi Kandahar Minta Pasukan Ditambah Demi ‘Keamanan’
- Mesir Tolak Laporan HAM AS
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
- Lagi, Tentara AS Akhiri Hidup Di Afghanistan
- Kongres AS Mendesak AS Segera ‘Rangkul’ Muslim?
- Tentara AS Membunuh Pasangan Sipil Irak Di Baghdad
- Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Klaim Tewaskan 5 Tentara Kafir AS
- Biden : AS Tidak Memiliki Teman yang Lebih Baik Selain Israel
. on 27/01/10 05:03 PM said:
HANCURKAN SUMBER-SUMBER DANA MUSUH-MUSUH ISLAM TERSEBUT, DI INDONESIA ADA FREEFORT, DI ACEH INDOCEMENT, DI KALIMANTAN…...