Mubarak: Mesir Akan Redam Kelompok ‘Militan’ Islam
Oleh Althaf pada Senin 25 Januari 2010, 08:16 AM
KAIRO (Arrahmah.com) - Presiden Mesir pada hari Minggu (24/1) mengatakan pasukan keamanannya bisa saja melakukan upaya represif untuk meredam kelompok-kelompok Islam yang mengancam stabilitas Mesir dan sekitarnya, dengan menyoroti kekhawatiran tentang Al Qaidah yang membangun kekuatan di beberapa tempat seperti Yaman.
Presiden Hosni Mubarak juga melegalkan pembangunan tembok penghalang di perbatasan Gaza, dan mengatakan bahwa tindakannya tersebut justru akan menghentikan 'militan' menyeberang perbatasan. Langkah Mesir ini telah menarik kritik dari dalam Mesir dan negeri Arab lainnya yang mengatakan bahwa Kairo sedang bekerja sama dengan Israel untuk memblokade Palestina.
Keamanan Mesir telah membuat serangkaian penangkapan dalam beberapa bulan terakhir terhadap sejumlah orang yang diduga anggota kelompok Islam terlarang. Mubarak khawatir akan kebangkitan kembali militansi Islam di negara yang mengklaim dirinya telah berhasil melawan pemberontakan Islam tahun 1990-an.
Dia mengatakan pasukan keamanannya akan bertindak tehas, bahkan represif "untuk menghadapi terorisme dan ekstremisme ... demi keamanan bangsa dan warga negara."
Mengenai tembok penghalang Gaza, Mubarak berkata: "Kami telah mulai pembangunan di sepanjang perbatasan, bukan untuk menyenangkan orang lain, tetapi untuk melindungi bangsa kami dari aksi teroris seperti yang yang terjadi di Taba, Sharm el Sheikh, Dahab, dan Kairo."
Mubarak merujuk pada pemboman di pusat-pusat pariwisata, seperti serangan mematikan di resort Sharm el Sheikh pada 2006.
Presiden Mesir itu juga mengatakan pemerintah tidak akan mentolerir kekerasan sektarian, setelah enam orang-orang Kristen dan seorang Muslim perwira polisi itu ditembak hingga tewas pada 6 Januari oleh pelaku tak dikenal.
Mubarak mengatakan orang-orang tersebut tengah memainkan agenda asing untuk mendorong kerusuhan sektarian.
Pengadilan Mesir pun menuntut 26 orang pada tahun 2009 yang dicurigai terkait dengan Hizbullah Libanon dan perencanaan serangan di Mesir. (althaf/rtrs/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
jika fir’aun perna hidup di zaman nabi musa sekarang si fir’aun hidup lagi dengan wajah nusni laknatullah mubarrak hidupmu tdk akan lama ya hayyawan
Mesir / Husni Mubarak telah mendawakan diri sebagai ANJING ISRAEL.
semoga kematianmu mengikuti sharon,,,,
Mubarrak dgn pemerintahannya yg korup, penuh KKN dan pro yahudi (US, Israel) bagaimana bisa lepas dari serangan mujahidin??. Ya Alloh, cepatlah gantikan pemimpin mesir ini dgan org yang dekat dengan Mu ya Alloh….
meredan tidak akan bisa menyetop lajunya peluru kebangkitan islam. justru engkau akan mati dalam keterkejutan bahwa militan islam telah berhasil memecahkan kepalamu.
Semoga Allah menyegerakan laknat atas Presiden Mesir tersebut Amin.
MUBARAK ITU KALAU MNRUT SALAFI GADUNGAN ADALAH AMIRUL MUKMININ YG HARUS DITAATI.
BENAR2MEREKA KHOWARIJ MEMAKAI BAJU SALAFI ......!!!!! HIDUP MUJAHID….!!! LUQMAN BAABDUH IRI YEE….
BGM MRK HANYA DIAM SDRNYA SE IMAN DI BANTAI DI GAZA, YA ALLAH BERILAH MRK INI COBAAN SUPAYA MRK INSAF, BAHWA ENGKAU MAHA BENAR, ALLAHU AKBAR. MNGKIN MRK
CUCU FIR OUN,
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Dalam 24 Jam 5 Tentara AS Tewas di Afghanistan
- Pesawat Tak Berawak AS Berhasil Ditembak Jatuh di Waziristan utara
- Enam Orang Tewas Karena Melakukan Aksi Mata-mata Untuk AS
- Biden Janjikan Irak Untuk Seret Blackwater Naik Banding
- Bentrokan Palestina-Yahudi Di Tepi Barat, Satu Cedera
- Mujahidin Taliban Afghanistan Perluas Serangan Dari Selatan Ke Utara
- Ulama Mesir Larang Ringtone Azan
- Menhut: 42 Juta Ha Hutan Indonesia Gundul
- Israel Ambil Bagian Dalam Teror Di Afghanistan
- Menperin: Klaster Kelapa Sawit Undang Investor
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- Yerusalem, Riak-Riak Intifadhah Ketiga
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
- Mesir Tangkap Pelajar Yang Melakukan Protes Anti-Israel
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
. on 25/01/10 11:10 AM said:
Demi Allah engkau telah kafir Mubarrak. Demi menyenangkan Yahudi dan Salib Laknatullah. engkau membunuh mukminin.