Brown: Inggris Tingkatkan Pengeluaran Perang Anti-Teror Di Pakistan
Oleh Althaf pada Jum'at 22 Januari 2010, 05:30 AM
LONDON (Arrahmah.com) - Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown, menegaskan pada hari Kamis (21/1) bahwa pemerintahnya akan fokus dan lebih meningkatkan langkah-langkah untuk melawan terorisme di Pakistan, dengan berapapun biaya yang harus dikeluarkan.
"Usaha dan pengeluaran dalam usaha melawan terorisme di Pakistan secara umum meningkat tahun ini dan kemungkinan akan terus meningkat tahun depan," kata Brown.
Dia menambahkan, "Adalah penting untuk mengenali upaya anti-terorisme kami dan menghubungkan dengan upaya badan kepolisian dan sistem kontrol perbatasan negara ini."
Brown berbicara sehari setelah Menteri Luar Negeri Inggris, Glenys Kinnock, mengungkapkan sejumlah program untuk mengatasi serangan teror dan radikalisasi di Pakistan yang telah terganggu setelah melemahnya kurs mata uang Inggris.
Tetapi pada hari Kamis, Kinnock memperjelas komentarnya dan mengatakan secara keseluruhan anggaran Kementerian Luar Negeri Inggris akan semakin pengeluaran untuk agenda kontra-terorisme, meskipun harus terkena imbas dari merosotnya nilai mata uang pound.
Anggaran kementerian luar negeri dalam agenda kontra-terorisme di Pakistan akan meningkat dari 8.2 juta pound (9.4 juta euro atau 13.3 juta dolar) pada 2009-2010 menjadi 9,5 juta pound pada 2010-2011, dia mengatakan kepada majelis tinggi parlemen.
Para pejabat Inggris mengklaim sejumlah rencana teror yang ditujukan untuk Britania telah dibuat dan diluncurkan dari Pakistan.
Kinnock mengatakan Pakistan adalah penerima terbesar pengeluaran Inggris dalam hal kontra-terorisme sejauh ini (lebih dari seperempat anggaran yang telah ditetapkan).
Inggris telah memangkas sejumlah proyek kontra-terorisme, tapi proyek ini tidak mempengaruhi proyek-proyek Inggris lainnya, tambah Kinnock. (althaf/afp/dawn/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Gates: AS Bersedia Membagi Teknologi Drones Dengan Pakistan
- Dana Perang AS Akan Membengkak di Tahun Mendatang
- Proyek Besar Terbaru NATO Di Kabul
- Mujahid Al-Shabaab Ancam Akan Serangan Nairobi
- Blokade Mesir-Israel Ancam Kesehatan 1,4 Juta Warga Gaza
- Kargo Militer AS Diterbangkan Ke Afghanistan Melalui Rusia
- Ledakan Bom Lukai Politisi Pakistan di Peshawar
- MUI Jatim Dukung Pengharaman Foto Pranikah
- Pembobol Rekening Nasabah Bank Dicurigai Sindikat Mafia
- Apa Kabar Pagar Istana Rp 22,5 Miliar?
Berita Terbaru
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
- Tentara Kafir AS Tewas dalam Operasi di Irak
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
Berita Terkait
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Jaksa AS: Usamah bin Laden Tidak Akan Hadir Di Pengadilan AS Dalam Keadaan Hidup
- Zardari Fokuskan Kerjanya Dalam Strategi Menumpas ‘Teror’
- Lagi, Serangan Rudal AS Di Waziristan Utara, 20 Tewas
- Pakistan Bombardir “Posisi Taliban”?
- Menag: Pesantren Jadi Benteng Anti Terorisme (?)
. on 22/01/10 06:14 AM said:
Yg terjadi sebenarnya: “Meningkatkan pengeluaran utk melakukan teror di pakistan”.