Dalih Memperbaiki Relasi, Barak Rangkul Turki
Oleh Althaf pada Senin 18 Januari 2010, 06:27 AM
ANKARA (Arrahmah.com) - Menteri pertahanan Israel telah mengadakan pembicaraan dengan pejabat senior Turki di Ankara sebagai bagian dari upaya untuk memperbaiki hubungan yang sempat menegang antara kedua negara.
Ehud Barak bertemu Ahmet Davutoglu, menteri luar negeri Turki, dalam pembicaraan tertutup di Ankara pada hari Minggu (17/1), setelah kunjungan ke makam pendiri Turki sekular, Mustafa Kemal Attatürk.
Para pejabat Israel mengatakan kunjungan itu dilakukan sebagai aksi 'warming-up' untuk menjalin hubungan bilateral antara Turki dan negara Zionis itu.
"Aliansi Israel-Turki merupakan hubungan strategis yang akan saling menguntungkan," kantor berita Reuters mengutip ungkapan seorang staf Ehud Barak.
Barak kemudian bertemu Vecdi Gonuk, menteri pertahanan Turki, untuk membicarakan transaksi persenjataan yang bernilai US$180 juta.
Sejumlah pejabat Turki saat ini tengah berada di Israel untuk menguji pesawat tak berawak yang diproduksi perusahaan senjata Israel untuk pasukan Turki.
Proyek tersebut telah lama tertunda akibat masalah teknis dan ketegangan politik.
Perseteruan Diplomatik
Perjalanan Barak yang hanya sehari itu merupakan kunjungan pertama sejak perseteruan diplomatik terjadi akibat perlakukan Israel baru-baru ini perawatan terhadap duta besar Turki.
Danny Ayalon, wakil menteri luar negeri Israel, mempermalukan Oguz Celikkol, diplomat Turki, pada hari Senin, membuatnya duduk di sofa yang lebih rendah dan mengeluarkan bendera Turki dari meja dalam sebuah rapat yang diklaim sebagai protes Israel atas serial televisi Turki.
Salah satu statsiun televisi Turki belum lama ini menyiarkan serial drama yang berjudul The Valley of the Wolves, yang menggambarkan pasukan keamanan Israel melakukan penculikan anak-anak dan menembak orang-orang tua. Menurut negara Zionis, tayangan itu adalah program anti Semit dan program yang sengaja dibuat untuk menghasut masyarakat.
Israel kemudian mengeluarkan permintaan maaf resmi, yang diterima Turki. (althaf/alj/afp/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- 5 Demonstran Muslim Tewas Ditembak Polisi Kenya
- AS Klaim Bunuh Buronan FBI Di Pakistan
- Gates: Militer AS Tak Siap Hadapi Ancaman Keamanan Internal
- Pejabat Tinggi AS Menekankan Upaya 'Diplomatis' Di Timur Tengah
- Holbrooke: AS Siap Tinjau Ulang Kebijakan Screening
- JK: Indonesia Harus Siap Hadapi ACFTA
- China Tak Takut Ancaman Google
- Hakimullah Mehsud Tolak Klaim Atas Kematiannya Dalam Serangan Rudal AS
- Pesawat Tanpa Awak Kembali Guncang Waziristan Utara, 11 Tewas
- Roket Hantam Area Diplomatis Di Ibukota Afghan
Berita Terbaru
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Grup ‘Teroris’ Tumbuh 20% di Jejaring Sosial?
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- McChrystal Tetap Berhasrat Untuk Menangkap Bin Ladin Hidup-Hidup
- AS Sediakan Suku Cadang Helikopter Bagi Pakistan
- Perusahaan Australia Siap Investasi Rp 9 Triliun
- F-16 Disiagakan Selama Kunjungan Obama
- Pakistan Tetapkan Lima Mujahid Asal Amerika Dengan Tuduhan Terorisme
- Bom Tepi Jalan Tewaskan Dua Tentara Kafir Inggris di Afghanistan
- Lagi, Tujuh Tentara Rusia Tewas dan Terluka di Chechnya
Berita Terkait
- Israel Berencana Memperluas Pencaplokan Wilayah
- Ketegangan Terus Memuncak Di Tepi Barat
- Yerusalem, Riak-Riak Intifadhah Ketiga
- Bentrokan Yerusalem Berkelanjutan, Pejabat AS Batal Ke Israel
- Israel Perintahkan Tuk Hancurkan Masjid di Nablus
- Mesir Batalkan Peresmian Sinagog Yahudi Di Kairo
- Tentara Israel Brutal Terhadap Warga Palestina Yang Melakukan Protes Pendudukan Negara Zionis
- Pesawat Tempur Israel Mengebom Gaza Selatan
- Israel Akan Bangun 50.000 Unit Perumahan Baru Di al Quds
- Tentara Israel Hanya Dihukum 3 Tahun Dalam Aksi Kejinya di Gaza