MUI Situbondo Larang Berhubungan Dengan Facebook PKI
Oleh Hanin Mazaya pada Kamis 14 Januari 2010, 06:39 AM
SITUBONDO (Arrahmah.com) - Munculnya halaman Partai Komunis Indonesia (PKI) di situs jejaring sosial Facebook mendapatkan tanggapan sejumlah kalangan. Salah satunya dari MUI Cabang Situbondo yang ikut menyatakan sikap.
Majelis yang beranggotakan para alim ulama Situbondo ini mengimbau, agar para Facebooker tidak berhubungan atau berkawan dengan Facebooker yang menggunakan paham paling dilarang itu.
"Jika kemudian mengeluarkan fatwa haram itu butuh proses yang sangat lama, masalah ini harus segera mendapatkan penyelesaian, lebih-lebih para pengguna Facebook banyak dari kalangan pelajar," terang Ketua MUI Situbondo, KH R Abdullah Faqih Ghufron, saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu, (13/1/2010).
Gus Faqih, panggilan akrabnya, dalam watu dekat ini berencana untuk melakukan ispeksi mendadak (sidak) ke sejumlah warung internet (Warnet) di Situbondo.
"Kami akan pasang stiker berupa larangan untuk berteman dengan facebooker berlambang PKI itu, sejujurnya kami juga belum tahu persis bagaimana isi account di Facebook tersebut," tambah pengasuh Ponpes Tanjung Rejo, Kecamatan Mangaran ini.
Dirinya hanya mengetahui adanya lambang PKI di internet setelah membuka situs media online melalui telepon selulernya. (muslimdaily/detik/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
jangan anggap remeh keberadaan pki… salah satu penghambat tegaknya syariat islam…!!!
Korbannye tuh warga situbondo yg kerendem lumpur, akibat dari paham komunis,kapitalis,liberalis,sekularis(saudara kembar yg lagi berebut hegemoni dunia)
yg menghambat syariah islam itu pancasila, UUD1945, KUHP, dan pemerintahan yg thogut ... coba pikir
Anda harus login untuk memberikan komentar
Berita Sebelumnya
- Ironi Hukum Bagi Pencuri Buku dan Polisi Nyabu
- Dua Tentara India Terluka dalam Sebuah Pertempuran di Kashmir
- Menteri Pertahanan India : Penyusupan Meningkat di Kashmir
- Tentara Kafir Perancis Kembali Meregang Nyawa di Afghanistan
- Serangan Bom Guncang Pattani
- Karzai Tolak Tuduhan 'Cek Kosong' Obama
- Tentara Pendudukan Bunuh 8 Sipil Afghan dalam Aksi Demo
- Militan Pro-Pemerintah Bersumpah Akan Mengambilalih Seluruh Basis Kekuatan Al-Shabaab
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 12 Januari 2010
- Penodaan Qur'an Oleh Tentara Kafir NATO Membangkitkan Kemarahan Warga Afghanistan
Berita Terbaru
- Tentara Israel Ringkus Lima Bocah Palestina
- Indonesia di ‘Daftar Hitam’, Pemerintah Diminta Tegas?
- Virus Lokal Seret Nama Antivirus
- Militer Israel Konfirmasi Serangan Udara Ke Gaza
- Aksi Penjajahan NATO Di Kandahar Pun Dimulai
- Hubungan AS-Pakistan Bukan Hanya Soal Keamanan
- Dua Penduduk Palestina Terluka Akibat Bombardir Israel di Jalur Gaza
- SBY Diminta Amalkan Surat Al Mumtahanah:9
- NATO Berencana Gelar Operasi Besar di Utara Afghanistan
- Serangan Bom Ranjau di Afghanistan Semakin Mematikan
Berita Terkait
- Sertifikasi Halal LPPOM-MUI Standar Internasional
- Serangan Israel Batal Karena Bocor di Facebook
- Pentagon Tak Lagi Paranoid dengan Facebook
- MU I: Pemindai Tubuh Terlalu ‘‘Telanjang” dan Melanggar HAM
- Ingin Aman? Jangan Posting Lokasi di FB
- Program Sertifikasi Halal MUI Ditolak Beberapa Pengusaha
- Penyelenggara Perayaan Ikut Kena Getah Dosa Valentine’s Day
- Orang Tua di Gorontalo Mulai Waspadai Facebook
- MUI Bangka Haramkan “Valentine Day” bagi Muslim
- Membungkam Artikel Facebook yang Menyudutkan Muslim Indonesia di Hong Kong
TOKAR3V on 14/01/10 10:00 AM said:
ini pertanda bahwa komunisme masih exist di indonesia